Lebih memahami manajemen resiko dalam bisnis

Definisi resiko secara umum

Secara umum, pengertian risiko adalah suatu keadaan yang tidak pasti dan terdapat unsur bahaya, akibat atau konsekuensi yang bisa terjadi akibat proses yang sedang berlangsung maupun kejadian yang akan datang.

Semua aktivitas individu maupun organisasi pasti mengandung risiko di dalamnya karena mengandung unsur ketidakpastian. Risiko tersebut bisa terjadi karena tidak ada atau kurangnya informasi tentang hal yang akan terjadi di masa mendatang, baik itu hal yang menguntungkan atau merugikan.

Manajemen risiko 

Manajemen resiko berperan penting untuk menghindari risiko yang terjadi dalam sebuah perusahaan. Risiko diartikan sebagai akibat yang kurang menyenangkan dari suatu tindakan. Risiko menjadi kata yang tidak asing di telinga dan memiliki konotasi negatif. Contoh saja, jika kita mempunyai sebuah bisnis, namun karyawan-karyawan tidak jujur dan suka mencuri, maka ada risiko bisnis akan rugi (kejadian yang tidak menyenangkan).

Pengertian Manajemen Risiko Menurut Para Ahli

Risiko berhubungan dengan ketidakpastian, hal ini terjadi karena kurangnya informasi mengenai yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti dapat berakibat menguntungkan atau merugikan. Seperti diartikan oleh (Regan:2003) bahwa risiko ialah suatu kemungkinan yang menimbulkan atau mengesankan kerugian atau bahaya.

Didefinisikan oleh Wideman dan Mamduh (2009) bahwa risiko adalah ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan yang dikenal dengan istilah opportunity, sedangkan ketidakpastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah risiko (risk).

Emmaett J Vaughan dan Curtis Elliot (1978) menyebutkan, risiko diartikan sebagai kans kerugian (the chance of loss), kemungkinan kerugian (the possibility of loss), ketidakpastian (uncertainty), penyimpangan kenyataan dari hasil yang diharapkan (the dispersion of actual from expected result),probabilitas bahwa suatu hasil berbeda dari yang diharapkan (the probability of any outcome different from the expected).

Risiko diklasifikasikan menjadi dua oleh Mamduh Hanafi (2009), yaitu: risiko murni dan risiko spekulatif. Pure risks atau biasa disebut risiko murni merupakan risiko di mana kemungkinan kerugian ada tetapi kemungkinan keuntungan tidak ada. Contoh: kebakaran, kecelakaan, kebanjiran, dan lain-lain. Sedangkan risiko spekulatif merupakan risiko di mana kita mengharapkan terjadinya kerugian dan juga keuntungan.

Herman Darmawi (2006) menyatakan, manajemen risiko adalah suatu usaha untuk mengetahui, menganalisis, serta mengendalikan risiko dalam setiap kegiatan perusahaan dengan tujuan untuk memperoleh efektivitas dan efisiensi yang lebih tinggi.

Langkah-langkah penerapan prinsip manajemen risiko:


1. Mengidentifikasi resiko

Proses ini meliputi identifikasi resiko yang mungkin terjadi dalam suatu aktivitas usaha. Identifikasi resiko secara akurat dan kompleks sangatlah vital dalam manajemen resiko. Salah satu aspek penting dalam identifikasi resiko adalah mendaftar resiko yang mungkin terjadi sebanyak mungkin.

2. Menganalisa resiko

Analisa resiko dengan cara melihat seberapa besar potensi terjadinya kerusakan (severity) dan probabilitas terjadinya resiko tersebut. Penentuan probabilitas terjadinya suatu event sangatlah subjektif dan lebih berdasarkan nalar dan pengalaman. Beberapa resiko memang mudah untuk diukur, namun sangatlah sulit untuk memastikan probabilitas suatu kejadian yang sangat jarang terjadi. Sehingga, pada tahap ini sangatlah penting untuk menentukan dugaan yang terbaik supaya nantinya kita dapat memprioritaskan dengan baik dalam implementasi perencanaan manajemen resiko.

3. Monitoring resiko

Sangatlah penting untuk selalu memonitor proses dari awal mulai dari identifikasi resiko dan pengukuran resiko untuk mengetahui keefektifan respon yang telah dipilih dan untuk mengidentifikasi adanya resiko yang baru maupun berubah. Sehingga, ketika suatu resiko terjadi maka respon yang dipilih akan sesuai dan diimplementasikan secara efektif.

4. Mengevaluasi Resiko

Setelah resiko diukur tingkat kemungkinan dan dampaknya, maka disusunlah urutan prioritas resiko. Mulai dari resiko dengan tingkat resiko tertinggi, sampai dengan resiko terendah. Resiko yang tidak termasuk dalam resiko yang dapat diterima/ditoleransi merupakan resiko yang menjadi prioritas untuk segera ditangani. Setelah diketahui besarnya tingkat resiko dan prioritas resiko, maka perlu disusun peta resiko.

5. Menangani Resiko

Resiko yang tidak dapat diterima/ditoleransi segera dibuatkan rencana tindakan untuk meminimalisir kemungkinan dampak terjadinya resiko dan personel yang bertanggung jawab untuk melaksanakan rencana tindakan. Pemilihan cara menangani resiko dilakukan dengan mempertimbangkan biaya dan manfaat, yaitu biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan rencana tindakan lebih rendah daripada manfaat yang diperoleh dari pengurangan dampak kerugian resiko.

6. Memantau Resiko

Perubahan kondisi internal dan eksternal perusahaan menimbulkan resiko baru bagi perusahaan, mengubah tingkat kemungkinan/dampak terjadinya resiko, dan cara penanganan resikonya. Sehingga setiap resiko yang teridentifikasi masuk dalam register resiko dan peta resiko perlu dipantau perubahannya.

7. Mengkomunikasikan Resiko

Setiap tahapan kegiatan identifikasi, analisis, evaluasi, dan penanganan resiko dikomunikasikan / dilaporkan kepada pihak yang berkepentingan terhadap aktivitas bisnis yang dilakukan perusahaan untuk memastikan bahwa tujuan manajemen resiko dapat tercapai sesuai dengan keinginan pihak yang berkepentingan.

Penerapan manajemen resiko dalam bisnis fashion

Dalam Bisnis Fashion manajemen resiko dapat di petakan dengan analisa SWOT (strength, weakness, opportunity & threat)

Strength merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam bidang atau konsep bisnis yang ada.

Analisis strength meliputi analisis terhadap produk, sumber daya, dan juga keuntungan yang dapat diberikan kepada konsumen,

  1. Produk. Seberapa kuat produk saya dapat bertahan pada persaingan pasar.dengan menganalisis kemampuan daya jual produk , manfaat yang diberikan melalui produk, dan juga bagaimana produk itu dapat berkembang.
  2. Sumber daya. mengetahui sumber daya yang dapat mendukung produk. sumber daya manusia, toko dan alat penunjang seperti laptop ,kamera dan alat pengelola keuangan.
  3. Keuntungan. apakah produk saya dapat memberikan keuntungan , atau malahan hanya akan merugikan bisnis yang dijalankan seperti rugi waktu dan tenaga.bagi konsumen kita harus menonjolkan keuntungan seperti produk yang kita jual lebih murah dan terjangkau oleh pelanggan.

kita juga harus memperhatikan tren agar produk fashion yang dijual dapat bertahan pada persaingan pasar produk fashion.

Weakness adalah kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, perusahaan atau konsep bisnis yang ada.

Kelemahan yang dianalisis merupakan keterbatasan pada bisnis . Mulai dari kerugian, daya tahan, dan juga batasan bisnis Anda.

  1. Modal yang kurang untuk melengkapi koleksi pakaian yang di jual, fasilitas yang belum komplit. Seperti kamera yang kurang bagus, patung model, dan sebagainya. Merupakan kelemahan yang harus di perhatikan.
  2. Pembukuan yang masih manual belum menggunakan aplikasi online juga merupakan kelemahan bisnis fashion .
  3. Adanya  beberapa pesaing yang sudah terlebih dahulu berdiri juga menjadi hal yang menjadi kelemahan bisnis fashion. kita dituntut lebih inovatif dan kreatif untuk memulai bisnis yang sama.

Opportunity merupakan kondisi peluang yang berkembang di masa yang akan datang yang kemungkinan akan terjadi.

Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, perusahaan atau bisnis itu sendiri.

Misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar. Contoh yang menjadi peluang bisnis fashion adalah:

  1. Persaingan yang masih sedikit dalam industri fashion Thrifting. Dengan jumlah pesaing yang sedikit, bisnis yang akan dimulai memiliki kesempatan yang besar untuk menguasai pasar.
  2. Dengan adanya kreativitas yang dilakukan, bisnis baju ini bisa menjadi sukses seperti kreatifitas dalam menjual dan memamerkan produk di marketplace
  3. Adanya tradisi lebaran di mana banyak masyarakat yang membeli baju saat lebaran juga bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.atau ada beberapa kecenderungan orang menginginkan baju branded namun terkendala keuangan yang pas pasan

Threats adalah merupakan kondisi yang mengancam baik yang berasal dari luar maupun dari dalam bisnis Anda.

Ancaman dapat berupa tantangan, efek luar, dan juga risiko. Salah satu analisis yang dapat dilakukan berupa :

  1. Ancaman tindak kriminal, huru-hara dan ancaman-ancaman lain yang berasal dari luar yang dapat mengganggu .
  2. risiko dalam mengelola keuangan bisnis Anda, Proses keuangan manual dalam pengembangan bisnis bisa menjadi ancaman karena risiko seperti salah hitung, estimasi, dan juga kehilangan.
  3. Ancaman dalam proses pendistribusian barang seperti barang hilang atau rusak di ekspedisi pengiriman
  4. Ancaman persaingan. Ancaman ini berupa, produk pesaing yang lebih memberikan manfaat atau bahkan melakukan kampanye yang tidak sehat dalam persaingan.

Umumnya, pada bisnis fashion ancaman yang mungkin saja terjadi adalah risiko persediaan barang dan persaingan pasar.

Segala sesuatu pasti memiliki resiko apalagi dalam bisnis resiko yang timbul menjadi salah satu hal yang harus dikelola ,oleh karena itu manajemen resiko perlu di terapkan dalam proses bisnis,walaupun resiko tidak dapat dihindari tetapi resiko dapat diminimalisir atau dikurangi efeknya ,sehingga sebuah bisnis yang baik itu adalah bisnis yang dapat di kelola resikonya,karena dalam bisnis yaitu high risk high profit,jadi pengelolaan resiko sangat penting supaya bisnis dapat berkembang dan semakin maju kedepanya.

Mungkin demikian dari saya ,semoga tulisan ini bermanfaat bari kalian yang kebetulan singgah di blog ini untuk sekedar membaca ,semoga yang ingin memulai bisnis dapat menjadi inspirasi tulisan ini dan dapat menjadi salah satu referensi dalam pengelolaan bisnis yang teman-teman jalani.terima kasih

Lebih memahami tentang manajemen cash flow (MCF)

Hallo semua salam sehat untuk kita semua,di kesempatan kali ini saya akan menulis artikel tentang manajemen cash flow.

Apa itu manajemen cash flow ?

Manajemen cash flow adalah proses mengatur, mengendalikan, menganalisa serta mengelola aliran kas suatu perusahaan. Manajemen cash flow dapat membantu perusahaan dalam membandingkan piutang, utang, biaya operasional maupun biaya-biaya lainnya.

Cash flow merupakan siklus keuangan dalam perusahaan yang menggunakan uang perusahaan untuk bisa mendatangkan sejumlah sumber daya bagi usaha tersebut. Pada praktiknya, sumber daya yang akan dimanfaatkan kembali dalam kegiatan memproduksi dan menghasilkan berbagai produk yang nantinya dipasarkan kepada konsumen.

Manajemen cash flow memberikan berbagai macam fungsi bagi perusahaan, di antaranya adalah :

  • Menunjukkan letak kesalahan pada kondisi keuangan perusahaan
  • Membantu proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan
  • Memberikan informasi mengenai kondisi dan potensi aliran kas yang dimiliki oleh perusahaan.
  • Membantu proses penyusunan strategi perusahaan di periode yang akan datang.

Manajemen cash flow menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. Arus kas perusahaan akan bisa dikelola dengan menggunakan manajemen cash flow. Konsep cash flow pada manajemen keuangan merupakan aliran arus kas baik pendapatan maupun pengeluaran yang berasal dari aktivitas perusahaan dalam satu periode.

Ada 2 macam cash flow dalam perusahaan, di antaranya:

Cash Inflow: Segala bentuk aliran kas yang masuk dan menjadi pemasukan untuk perusahaan sehingga dapat menambah aset perusahaan. Bentuk cash inflow adalah dana hasil penjualan, piutang yang telah cair, pinjaman bank, bunga investasi dan modal dari luar negeri.

Cash Outflow: Segala bentuk aliran kas yang keluar guna mendukung kegiatan perusahaan. Contohnya, uang pembelian bahan baku, pembayaran tagihan, pembayaran gaji karyawan, pembelian aset baru, dll.

Dari kedua hal tersebut, akhirnya diperlukanlah manajemen cash flow yang bertujuan untuk menyeimbangkan cash flow perusahaan. Manajemen cash flow ada untuk mengatur, mengendalikan, menganalisa, dan mengelola aliran kas suatu perusahaan.

Penerapan manajemen cash flow dalam bisnis

Dalam penerapan bisnis /ide bisnis yang saya jalani penerapan MCF berperan dalam mengatur cash in dan out keuangan bisnis,salah satunya untuk mengetahui keuntungan yang di peroleh setiap bulanya, dan untuk mengetahui produk yang sekiranya margin keuntungan rendah perlu di review ulang dalam penentuan harga jualnya supaya tidak mengalami kerugian.di sampig itu manajemen cash flow juga sebagai acuan dalam menerapkan additional diskon untuk item-item jualan yang perlu di booster dalam penjualanya agar menarik pembeli.

Demikian pembahasan tentang manajemen cash flow untuk sebuah bisnis,dengan manajemen cash flow pelaku usaha dapat menentukan keputusan bisnis yang akan di ambil untuk meningkatkan prospek bisnis kedepanya dan mengurangi kerugian atau resiko yang akan timbul dalam bisnis.sekian dari saya see you next time di sesi selanjutnya

Peran penting strategi harga pada sebuah bisnis

Selamat datang kembali di blog ini,pada sesi ini kita akan membahas mengenai “Strategi Harga pada bisnis”, Sebelumnya pasti sudah tau mengenai apa itu harga. Hampir di dalam sebuah jual beli harga menjadi keutamaan yang sangat di perhatikan terutama yang biasa tawar menawar dalam jual beli. sebelum lebih jauh membahas mari kita pahami apa itu harga?

Pengertian dan Definisi harga

Pengertian Harga – Harga merupakan nilai atau uang yang diberikan pelanggan sebagai imbalan atas penawaran tertentu yang berfungsi untuk memuaskan kebutuhan dan Keinginan mereka. Secara sederhana harga merupakan ukuran nilai yang ditukarkan pelanggan membeli suatu penawaran

Harga berfungsi sebagai sebuah mekanisme ekonomi dengan memakai penawaran yang bisa didistribusikan di antara pelanggan di pasar. Hal itu juga bertindak sebagai indikator tentang sejauh mana penawaran diminta dan sejauh mana hal itu disediakan atau tersedia.

Harga suatu produk merupakan nilai keseluruhan dari penawaran termasuk nilai dari semua bahan mentah dan jasa yang dipakai untuk membuat suatu penawaran. Harga layanan mempertimbangkan seluruh elemen yang terhubung dalam pembuatan layanan apa adanya.

Sedangkan Harga menurut para ahli :

  1. Menurut Kotler dan Amstrong
    Kotler dan Amstrong, menyatakan bahwa harga merupakan sejumlah uang yang dibebankan kepada suatu produk (barang atau jasa) atau jumlah nilai yang harus dibayar konsumen demi memperoleh manfaat dari produk tersebut.
  2. Menurut Philip Kotler
    Kotler, menyatakan bahwa harga merupakan sejumlah uang yang dibebankan kepada suatu produk atau layanan jasa. Artinya bahwa harga merupakan jumlah nilai yang harus dibayar konsumen demi memiliki atau mendapatkan keuntungan dari sebuah produk atau jasa.
  3. Menurut Joko Untoro
    Joko Untoro, menyatakan bahwa harga merupakan kemampuan yang dimiliki suatu barang atau jasa yang dinyatakan dalam bentuk uang.
  4. Menurut Samsul Ramli
    Samsul Ramli, menyatakan bahwa harga merupakan nilai relatif yang dimiliki oleh suatu produk. Nilai tersebut tidak hanya indikator secara pasti yang menunjukan besarnya sumber daya yang diperlukan guna menghasilkan produk.
  5. Menurut Imamul Arifin
    Imamul Arifin, menyatakan bahwa harga merupakan kompensasi yang harus dibayarkan konsumen demi mendapatkan produk barang maupun jasa.

Tujuan penetapan harga

Tujuan penetapan harga adalah strategi dari pengusaha dalam menjalankan usahanya . Namun setiap strategi yang dijalankan memiliki tujuan yang yang sama. Pada dasarnya ada 3 kategori tujuan penetapan harga, yaitu laba, pasar dan stabilitas harga. Berdasarkan tiga kategori tersebut kita dapat memahami pentingnya penetapan harga barang. Salah satu contoh tujuan penetapan harga adalah harga saing pasar. Penetapan harga dapat dinilai dari dua sisi yaitu sisi ekonomis dan nonekonomis. Dari sisi ekonomis memiliki kelebihan yaitu perolehan laba, kekurangannya adalah daya saing, sedangkan dari sisi non ekonomis memiliki kelebihan dalam menjaga citra perusahaan, kekurangannya adalah perlu biaya dalam mempertahankannya.

Beberapa Tujuan penetapan harga yaitu :

  1. Memaksimalkan Laba-Perusahaan mencoba untuk menetapkan harga yang akan menghasilkan laba yang paling tinggi (maksimalisasi laba). 
  2. Meraih Pangsa Pasar-Penetapan harga tertentu akan mempengaruhi citra perusahaan yang ingin dibangun. Sebagai contoh, penetapan harga yang tinggi akan membangun citra perusahaan yang prestisius dan begitu pula sebaliknya.
  3. Stabilitas Harga-Penetapan harga dilakukan berdasarkan adanya keinginan untuk mempertahankan hubungan stabil antara sebuah perusahaan dengan harga pemimpin industri (industry leader).
  4. ROI (Return of Investment)- Setiap pengusaha pasti menginginkan laba yang dihasilkan oleh usahanya sebanding dengan tingkat pengembalian modal.
  5. Mempertahankan Pangsa Pasar-Perusahaan yang memiliki pasar sendiri perlu adanya penetapan akan harga yang tepat agar dapat mempertahankan pangsa pasar.

Startegi pada penetapan harga

Beberapa strategi yang bisa perusahaan ikuti untuk keperluan penetapan harga produk bisnis :

Menetapkan biaya harga plus
Strategi penetapan harga pertama yang bisa diikuti oleh perusahaan besar maupun kecil adalah dengan menentukan harga plus. Penerapan metode ini adalah dengan menentukan harga jual dengan berpedoman kepada hitungan jumlah keseluruhan biaya yang digunakan.Setelah itu, hasil hitungan akan digabungkan dengan satuan jumlah tertentu untuk menutupi laba, atau sering disebut juga dengan margin.Fungsi utama dari metode penetapan biaya harga plus ini adalah supaya perusahaan bisa mendapatkan laba sebesar-besarnya.

Mark up
Melansir Profit Well, langkah berikutnya yang bisa diikuti perusahaan untuk menetapkan harga produk adalah dengan metode mark up. Bagi kamu yang belum tahu, mark up mengacu pada cara menetapkan harga jual suatu unit dengan berpedoman pada harga pokok di awal pembelian. Angka yang didapatkan nantinya perlu dikalkulasi dengan beberapa jumlah tertentu, yang disebut dengan mark-up. Mark up sendiri menunjukkan harga jual perusahaan yang biasanya lebih daripada biaya produksi. Maka dari itu, secara umum, semakin tinggi mark up semakin banyak juga pendapatan yang dihasilkan perusahaan.

Penetapan BEP (break even point)
Menetapkan BEP atau break even point juga bisa menjadi strategi penetapan harga yang baik bagi perusahaan. Metode ini dilakukan dengan cara menetapkan harga jual berdasarkan total biaya pengeluaran dan hasil yang diterima badan usaha secara keseluruhan. Jika dilihat dari pengertiannya, tentu sajaprodusen atau perusahaan yang menerapkan cara ini tidak akan mendapat keuntungan. Akan tetapi, di sisi lain, perusahaan juga tidak akan mendapatkan kerugian dan justru bisa menemukan keseimbangan dalam pasar.

Analisis kompetitor
Jenis metode lainnya yang bisa digunakan perusahaan untuk keperluan pricing strategy adalah dengan menganalisis kompetitor. Di sini, perusahaan bisa melakukan riset dan melihat kinerja bisnis dari perusahaan pesaingnya. Mereka dapat melihat bahan produksi, pasokan barang, serta harga yang berani dikeluarkan kompetitor untuk produknya. Dengan cara seperti ini, perusahaan nantinya bisa menentukan harga yang sekiranya lebih berkenan bagi konsumen dan lebih menguntungkan untuk bisnis mereka.

Riset permintaan pasar
Terakhir, untuk strategi penentapan harga, perusahaan bisa melakukan riset mendalam terkait permintaan di dalam pasar. Tujuan utama metode ini adalah untuk melihat kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh target audiens perusahaan. Umumnya, faktor-faktor yang perlu dianalisis pada metode ini merupakan feedback , permintaan harga, serta bentuk kritik dan saran lainnya dari konsumen.

Contoh penerapan harga pada bisnis yang di jalankan

Di dalam bisnis yang saya jalankan karena penjualan barang tidak terlalu banyak dan sifat barng yaitu barang yang banyak pesaing dalam penjualanya maka strategi yang digunakan adalah strategi Mark up dan di kombinasikan dengan strategi Analisis kompetitor & strategi Riset permintaan pasar.hal ini dilakukan karena sesederhana ingin memperoleh keuntungan berapa dengn memperhatikan harga kompetitor dan meriset pasar kompetitor yang sudah ada.

Demikian sekilas tentang pengertian dan strategi penerapan harga pada bisnis,semoga ilmu ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan penegtahuan kita semua,sekian dan see you next part .Thankyou !

Tentang festival pemasaran

Salam jumpa kembali di Blog ini,semoga semuanya dalam keadaan sehat selalu,untuk sesi kali ini kita akan membahas tentang festival pemasaran dah hal-hal penting apa yang harus di perhatikan jika suatu saat kita mengadakan festival pemasaran.

Sebelum membahas lebih lanjut yang berdomisili di bekasi tentunya tau mall bekasi,yapp di mal ini sering kali mengadakan festival dan yang paling rutin adalah festival makanan dan musik yang setiap weekend selalu penuh pengunjung yang menikmatik liburanya disini.sbenarnya apa sih festival itu?

Pengertian Festival

Festival pada hakekatnya berasal dari bahasa Latin abad pertengahan ‘festivalis‘, yang berasal dari kata Latin ‘festum‘ yang berarti ‘pesta’. Festival pertama kali digunakan pada awal abad ke-15 sebagai kata sifat yang berarti ‘berhubungan dengan pesta’ atau ‘persta besar’, dan mulai digunakan pada akhir abad ke-16.

Festival yaitu serangkaian acara yang diciptakan untuk menciptakan moment menarik dan menyenangkan bagi para pengunjung yang datang,festival di selenggarakan dan di hadiri oleh berbagai pihak yang berkaitan erat dengan acara seperti contoh festival makanan akan di isi oleh berbagai penjual makanan dari bermacam-macam jenis makanan,fetifal musik,festifal film dan lain lian,dimana di setiap kegiatan dan hiburan yang di tampilkan di dalam acara ini di koordinasi dan di susun oleh penyelengara acara.

Beberapa definisi festival menurut para ahli :

  • The Free Dictionary, Festival adalah acara pesta atau perayaan, terutama hari atau waktu penting keagamaan yang berulang secara berkala.
  • Collins Dictionary, Pengertian festival adalah rangkaian acara yang terorganisir seperti konser musik atau produksi drama yang dilakukan dalam hari atau waktu dalam setahun ketika orang-orang libur dari pekerjaan dan merayakan beberapa acara khusus, bahkan seringkali acara keagamaan
  • Adrienne L. Kaeppler dalam Falassi (1987: 23), Pengertian festival adalah sarana komunikasi verbal yang penting guna membangun, memberdayakan, dan pengakuan suatu identitas budaya. Sebagai bentuk sarana komunikasi, sebuah even festival haruslah direncanakan melalui proses perencanaan strategis komunikasi agar bisa berjalan secara efektif.

Sehingga dapat disimpulkan jika festival pemsaran yaitu serangkaian acara yang diciptakan untuk menarik pengunjung dengan memberikan pengalaman menyenangkan dengan inside memasarkan atau mengenalkan sebuah produk di dalam acara yang diselengarakan.

Tujuan dari festival pemasaran

  • Meningkatkan awareness produk yang di pasarakan dengan lebih mengenalkan produk seperti fungsi,manfaat,keunggulan dan harga produk yang di tawarkan.
  • Sebagai media interkasi langsung dengan pembeli.
  • Sebagai sarana promosi suatu produk.
  • Memperoleh konsumen baru.
  • Meningkatkan penjualan produk.

Fungsi festival pemasaran

Mempengaruhi khalayak sasaran

Bagi calon konsumen yang benar-benar kita targetkan, acara festival sangatlah berpengaruh untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang anda miliki. Masyarakat yang tadinya ragu untuk membeli produk anda, jadi tidak segan untuk membelinya. Apalagi tim pemasaran Anda cukup baik dalam menawarkan promo dan menjelaskan manfaat produk yang Anda punya.

Mengasosiasikan sebuah merek dengan suatu kegiatan, gaya hidup, atau individu tertentu.

Kita contohkan sebuah produk mengadakan festival musik dengan mengundang bintang tamu tertentu. Misalnya sebuah produk fashion. Pada konser musik itu, mereka mengundang bintang tamu sebuah band yang sedang trend saat ini di kalangan anak muda. Dengan festival musik ini, brand tersebut ingin mengasosiasikan mereknya dengan anak muda yang trendy dan terkini.

Menjangkau target sasaran yang lebih luas.

Dengan sebuah festival yang diselenggarakan otomatis akan banyak orang yang mengenal produk anda. Apalagi jika event yang Anda selenggarakan mengundang orang-orang penting atau cukup dikenal oleh banyak orang, misalnya artis atau seorang pejabat.

Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap merek, produk, atau perusahaan

Dari yang tadinya tidak mengenal produk anda sama sekali, akan banyak masyarakat yang sadar bahwa produk Anda ada dan bermanfaat apabila dimiliki oleh orang yang datang ke event tersebut.

Mempublikasikan sebuah merek, produk, atau perusahaan yang nantinya akan meningkatkan pengetahuan khalayak.

Untuk sebuah produk baru sebuah event sangatlah berguna untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap produk Anda. Biasanya dalam sebuah event, produk-produk baru akan memberikan harga promo agar banyak masyarakat yang tahu dan ingin membeli produk tersebut.

Faktor-faktor yang perlu di perhatikan dalam mengadakan Festival

Untuk membuat sebuah Festival memang bukanlah hal mudah, membutuhkan banyak waktu, pikiran dan tenaga untuk membuatnya berjalan lancar. Beberapa tips untuk kamu yang akan mengadakan sebuah event terutama bagi yang masih pemula.

Tentukan Ide, Perencanaan, dan Tujuan diadakanya festival

Sebelum membuat festival,  hal pertama yang harus kamu miliki adalah ide. Setelah kamu mendapatkan ide maka hal selanjutnya adalah menentukan tujuan kamu mengadakan festival, apakah untuk promosi produk, membangun jaringan, atau untuk hiburan, kemudian melangkah ke penentuan konsep serta perencanaan mulai dari kapan festival akan dilaksanakan, dimana tempat festival akan digelar, ingin seperti apa festival akan berjalan nanti, dan seterusnya.

Mengumpulkan Informasi dan Melakukan Riset

Sangat penting bagi kamu sebelum melaksanakan festival untuk mengumpulkan informasi dan melakukan riset terhadap calon pengunjung dan lingkungan di sekitar tenpat yang akan diadakan festival . Hal ini sangat penting karena akan berimbas pada keberhasilan dan kelancaran festival kamu.

Membentuk Tim

Semua yang sudah kamu lakukan sebelumnya bisa menjadi berantakan atau bahkan tidak berjalan sama sekali akibat tim yang anda buat tidak solid dan minim pengalaman. Jadi selalu pertimbangkan untuk memilih tim yang benar-benar solid dan sudah berpengalaman untuk menjamin kelancaran festival yang akan di adakan.

Melakukan Promosi

Agar festival yang akan kamu gelar bisa mendapatkan respon yang sangat luas dan tidak menutup kemungkinan bisa mendapatkan sponsor dan rekanan baru, maka kamu perlu membentuk tim promosi dengan mengemas promosi semenarik mungkin.

Hal yang perlu kamu perhatikan dalam promosi festival adalah kamu harus melakukan promosi sejak sebelum festival berjalan, ketika di acata festival, dan setelah festival selesai, biasanya dalam bentuk dokumentasi agar dapat menarik sponsor dan vendor untuk mendukung festival atau acara yang selanjutnya.

Memilih hiburan,lightning,tempat dekorasi dan peralatan terbaik dan Berpengalaman

Dengan pemilihan hiburan yang tepat sesuai dengan target masyarakat yang akan menghadiri acara menjaid salah satu faktor terpenting dalam sebuah acara festival di samping itu pemilihan vendor persewaan alat untuk festival, yang akan di pakai untuk mensukseskan acara yang akan di gelar. Contohnya seperti persewaan panggung, sound system, lighting, genset, LED wall, dan lain-lain.

Hal ini juga harus benar-benar kamu perhatikan, karena semua kerja kerasmu selama mempersiapkan acara festival akan hancur jika pada hari pelaksanaan event ternyata vendor-vendor yang kamu pakai mengalami kendala karena kurangnya pengalaman dan kesiapan .

Kemas Acara Secara Menarik dan Berkesan

Ketika kamu membuat festival , kamu harus bisa mengemas acara tersebut semenarik mungkin, sehingga pengunjung akan merasakan sesuatu yang berkesan. Karena sangat tidak  menutup kemungkinan setelah acara yang diadakan, akan ada tawaran untuk membuat festival-festival lain setelah mereka terkesan oleh acarayang telah kamu adakan.

Itulah hal-hal yang harus menjadi perhatian serius bagi kamu yang akan menggelar suatu acara festival,baik acara festival musi,film,makanan dll. Demikian artikel dari saya, semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang akan menggelar festival namun masih bingung apa saja yang harus dilakukan sebelum mengadakan festival acara.

Terima kasih sudah berkunjung

Tentang kesuksesan dan kegagalan bisnis retail di Indonesia

Kali ini kita akan membahasa beberapa contoh bisnis retail yang sukses maupun yang gagal di Indonesia,sebelum berlanjut mari kita pahami apa itu bisnis retail?

Jika didefinisikan secara umum, arti dari retail adalah sebuah penjualan produk atau jasa dari sebuah bisnis kepada konsumen untuk dapat digunakan atau dikonsumsi oleh mereka sendiri. Di dalam hal bisnis, arti dari retail merupakan sebuah upaya pemasaran barang atau jasa yang dilakukan secara eceran atau satuan langsung kepada para konsumen untuk keperluan pribadi mereka maupun rumah tangga. Jadi pembelian yang mereka lakukan bukan untuk dijual kembali ya.

Bisnis retail ini juga sering disebut sebagai pengecer atau penjual eceran. Dimana jumlah barang yang dijual biasanya dalam jumlah yang kecil atau satuan. Sehingga jika suatu pabrik menjual produk barangnya dalam jumlah yang besar kepada pemilik bisnis lainnya. Maka kondisi tersebut tidak termasuk ke dalam kegiatan penjualan retail. Dalam proses pelaksanaannya, setiap pemilik usaha retail akan membeli produk atau jasa dalam jumlah yang banyak dari produsen yang kemudian bisa dijual kembali kepada para konsumen secara langsung dalam bentuk satuan yang lebih sedikit. Proses transaksi tersebut selanjutnya akan dijelaskan lebih detail dalam rantai pasokan distribusi produk.

Di lihat dari skalanya bisnis retail terbagi menjadi 2 yaitu

Skala Besar

Dari segi skala penjualan, dalam usaha ritel terdapat usaha ritel dengan skala penjualan besar. Di sini, pengecer (pelaku usaha ritel) menyediakan barang yang dijual, dalam jumlah besar.Meski dalam jumlah besar, mereka tetap bisa melakukan pendistribusian langsung ke pelanggan akhir, untuk dikonsumsi secara pribadi. Pelanggan sebenarnya juga bisa menjual kembali barang dari ritel jenis ini, namun harganya tidak cukup murah ketimbang membeli ke distributor. Adapun, contoh usaha ritel skala besar ini adalah supermarket atau department store, misalnya seperti Hypermart, Giant, Matahari, Ramayana, Centro, Foodhall, dan masih banyak lagi. Dari contoh usaha ritel di atas, mayoritas orang menyebutnya sebagai modern trade. Mengapa? Karena, jenis ritel skala besar ini, memiliki nuansa modern, dari segi lokasi, fitur, teknologi dan pelayanannya.

Skala Kecil

Hampir sama dengan jenis usaha ritel skala besar, jenis ritel ini adalah bisnis yang dilakukan pengecer (yang menjual barang dalam jumlah satuan) namun dengan jumlah yang lebih kecil, daripada ritel skala besar. Jenis usaha ritel skala kecil ini, juga biasa disebut dengan general trade atau tradisional ritel. Karena, biasanya jenis usaha ritel ini dilakukan secara konvensional oleh perorangan. Namun, dalam jenis ritel ini juga dibagi lagi menjadi dua kategori, yakni usaha ritel kecil berpangkal, seperti kios atau pedagang kaki lima (menetap), dan usaha ritel kecil tidak berpangkal, seperti pengecer (tidak menetap).Contoh usaha ritel skala kecil kategori berpangkal, adalah seperti minimarket, warung sembako, agen makanan, dan lainnya. Di Indonesia sendiri, banyak contoh usaha ritel dengan jenis dan kategori ini, seperti Indomaret, Alfamart, agen makanan atau sembako, toko sayuran, Total Buah Segar, dan lain-lain.   Sedangkan, contoh usaha ritel tidak berpangkal, adalah seperti tukang sayur keliling, tukang roti keliling, dan lain-lain. 

Kesuksesan dan kegagalan bisnis retai di indonesia

Seperti yang kita ketahui bisnis tidak serta merta akan sukses ,bisnis yang baik adalah bisnis yang kesuksesanya akan bertahan dengan lama walaupun tidak menutup kemungkinan karena beberapa faktor baik internal maupun eksternal bisnis bisa sewaktu waktu bangkrut.maka dari itu untuk mempertahankan sebuah bisnis butuh keahlian dan manajerial yang tepat dalam mengelolanya.berikut beberap contoh bisnis retai yang sukses hingga sekarang dan yang rugi karena kurangya inovasi.

Bisnis retail yang sukses hingga sekarang

Dari sekian banyak masyarakat di indonesia pasti tidak akan asing lagi dengan minimarket Indomaret dan Alfamart. Indomaret dan Alfamart adalah dua bisnis ritel besar yang berkembang pesat dan memenangkan pangsa pasar saat ini. Bisnis besar ini telah menjadi favorit sebagian besar masyarakat bahkan menjadi lifestyle dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari.dimana sebagian besar kedua gerai ini ada di setiap daerah bahkan mencakup wilayah yang luas dan banyak tersebar dimana-mana terlebih di kota-kota besar jarak antara satu gerai dan gerai lain bisa dikatankan berdekatan,kenapa perusahaan retai ini dapat menguasai pangsa pasar saat ini dan eksistensinya makin menjamur dan tidak berdampak signifikan terutama di era pandemi covid 19 kemarin,ya karena kedua bisnis ini memanfaatkan strategi dan jaringan yang mereka miliki untuk mampu bertahan di era saat ini.strategi pemasaran 7P yang berfokus di 3P + 1S Service menjadi strategi yang di terapkan di dalam kedua bisnis ini yaitu:

Strategi ini meliputi 3P 1S yaitu “Product, Price, Place, dan Service”. Sebuah perusahaan termasuk Indomaret dan Alfamart mampu berdiri dengan bauran pemasaran yang diterapkan guna memengaruhi konsumen.

  • Product (Produk)

Jenis produk yang ditawarkan di Indomaret atau Alfamart beraneka ragam. Mulai jenis merek produk lokal, non lokal, sampai merek produk sendiri. Produk yang ada di keduanya lengkap dan tersedia banyak.Penempatan produknya pun sangat rapi di rak dengan pengkategorian masing-masing produk sehingga tidak membuat bingung konsumen yang datang ke gerai.

  • Price (Harga)

Indomaret dan Alfamart sudah menetapkan harga dari pusat. Mereka selalu meng-update harga setiap hari. Karyawan yang bekerja pun harus mengganti harga yang terpasang di rak. Harga yang menarik minat konsumen untuk membeli barang lebih banyak selalu menjadi cara kedua bisnis ritel besar ini dalam membujuk konsumen.seperti promo,event dan potongan harga Selain itu juga mereka menawarkan harga produk lebih murah dengan embel-embel ‘beli satu gratis satu’.Mereka juga menawarkan hadiah voucher belanja ataupun souvenir gelas, piring, tas, dan sejenisnya. Mereka juga menyediakan kartu member untuk memperoleh potongan harga jika sudah banyak membeli produk dari gerainya.

  • Place (Lokasi Tempat)

Dua bisnis ritel besar ini mendirikan gerainya di lokasi-lokasi strategis, dekat dengan pusat keramaian, perumahan warga, pasar, jalan raya bahkan jalan lingkar.Strategi lokasi yang dipilih ini bertujuan memudahkan konsumen untuk meraihnya sehingga berbelanja di Indomaret atau Alfamart dinilai efisien. Bahkan bagi para konsumen yang sedang melakukan perjalanan dapat dengan mudah membeli minuman dan beristirahat di sana.

  • Service (Pelayanan)

Pelayanan di Indomaret dan Alfamart sama-sama menunjukkan keramahan dan kenyamanannya. Karyawan akan menyapa setiap konsumen yang masuk dengan ucapan “Selamat datang, selamat berbelanja, ada yang bisa kami bantu ?”.Setiap konsumen kebingungan, dengan sigap karyawannya akan membantu mencarikan kebutuhan yang diinginkan konsumen.

Walaupun banyak pesaing yang muncul namuan karena strategi yang di tetapkan tepat makan kedua merek ini tetap eksis dan sukses hingga saat ini,kemudahan dalan jangkauan,harga yang di tetapkan produk yang bervariasi menjadi strategi yang tepat untuk pasar di indoensia.

Bisnis retail yang mengalami Kerugian hingga tutup

berbicara kesuksesan ada pula beberapa perusahaan retai di indonesia mengalami kebangkrutan misalnya Giant Supermarket dan Ramayana.

Giant supermarket, menjadi brand besar selanjutnya yang harus ‘menyerah’ pada keadaan, dan secara resmi akan menutup seluruh gerai pada bulan Juli 2021 mendatang. Tentu saja keputusan ini membuat banyak pihak merasa dirugikan. Namun sederet alasan mengapa Giant tutup juga telah diungkapkan oleh pihak manajemen.Kenapa sekelas Giant Supermarket mengalami kebangkrutan yang akhirnya tutup,di saat pandemi covid 19 kemarin memukul banyak bisnis terutama bisnis retail,dimana pemberlakuan PPKM dan pembatasan pengunjung menyebabkan bisnis retail skala besar ini akhirnya gulung tikar,karena dengan tingkat perputaran yang tinggi akan menyebabkan kerugian yang besar jika supermarket ini tutup atau kurang pengunjung dalam waktu lama,seperti kita ketahui bisnis retail mengandalkan pembelian end customer dimana laku atau tidaknya barang yang di jual tergantung dengan banyaknya pengunjung yang datang di ibaratkan ration pengunjung berpengaruh terhadap ratio penjulalan yang terjadi,karena covid kemarin membatasi ruang gerak masyarakat alhasil bisnis supermarket lagsung terpukul jatuh dengan kerugaian yang setiap hari di peroleh,dengan penutupan dan PHK seluruh karyawan yang bekerja merupakan satu-satunya langkah terbaik yang dapat di ambil oleh pihak manajemen supaya kerugian yang di alami tidak terus meningkat.

Sama seperti Giant Supermarket Ramayana juga mengalami kerugian sehiungga berimbas menjadi penutupan beberapa gerai.Toko serba ada yang sudah cukup lama berdiri milik PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk ini telah tutup sebanyak 8 gerai di berbagai daerah karena merugi. Gerai Ramayana yang ditutup itu antara lain 2 gerai yang ada di Surabaya, 1 di Gresik, 1 di Banjarmasin, 1 di Bulukumba, 1 di Bogor, 1 di Pontianak, dan 1 gerai Ramayana di Sabang.

Kedua bisnis retail ini mengalami kerugian akbita faktor eksternal yaitu Pandemi covid 19 yang tidak dapat di prediksi terlebih bisnis retail mengandalkan pengunjung untuk datang ke toko,dengan skema bisnis pembelian on the spot atau di tempat menyebabkan kedua bisnis ini tidak bisa berkutik saat pandemi menyerang.

Oke yah demikian penjelasan dan beberapa contoh bisnis retail di Indonesia dimana ada yang sukses sampai sekarang dan ada yang mengalami kebangkrutan,di setiap bisnis akan ada resiko yang dihadapi namun ada juga peluang yang dapat di manfaatkan, Penentuan strategi dalam menjalan bisnis perlu di perhatikan untuk menunjang berelangsungan bisnis ,Terutama bisnis retail yang menyasar end customer harus benar benar jeli dalam pengelolaan dan strategi penjualanya disarankan menggunakan startegi marketing mix (7P) di dalam bisnis akan meningkatkan nilai perusahaan .

Sekian dan terima kasih

Tentang Event Marketing dan penerapanya di bisnis penjualan Pakaian

Hallo sobat semua,di sesi kali ini kita akan membahas mengenai Event Marketing ,sebelum lanjut lebih dalam mari kita bahas apa itu Event Marketing.

Event Marketing adalah ketika perusahaan membayar sejumlah uang untuk mensponsori suatu acara atau program (Clow Baack, 2014). Sedangkan menurut Belch Belch (2012) Event Marketing adalah merupakan jenis promosi dimana perusahaan atau merek dikaitkan dengan suatu acara atau kegiatan yang memiliki tema dengan tujuan untuk menciptakan pengalaman bagi konsumen dan promosi sebuah produk atau jasa.Event Marketing merupakan sarana untuk memperkenalkan brand image sebuah produk secara langsung (Y Koh dan Jackson, 2006). Dengan memiliki brand image yang kuat, maka akan dapat membedakan perusahaan dengan pesaingnya, karena brand image suatu perusahaan tidak dapat disamakan dengan brand image perusahaan lain. Dengan menciptakan sebuah event, perusahaan bermaksud memberikan kesan mendalam terhadap konsumen, sehingga dapat meningkatkan brand image perusahaan.

Terdapat 3 dimensi sebuah event, yaitu:

  1. Entertainment: menjelaskan bagaimana suatu event yang dilaksanakan memberikan manfaat yang baik terhadap peserta yang berkunjung dengan alasan memberikan hiburan dan merasakan langsung terhadap event yang diadakan.
  2. Excitement: bagaimana peserta merasakan kebahagian, kepuasan, dan kesenangan dari acara yang diadakan dengan memberikan manfaat yang sangat baik dan mampu menciptakan semangat yang positif.
  3. Enterprise: perusahaan membuat sebuah acara yang inovatif, kreatif, dan atraktif untuk menarik para peserta datang langsung, sehingga dapat mengetahui dan merasakan event.

Penerapan Event Marketing di dalam Bisnis penjualan Pakaian

Dengan semakin menjamurnya fashion di masyarakat terutama di kalangan anak muda seperti contohnya yang sedang booming akhir-akhir ini yaitu CFW(Citayem Fashion Week) membuat industri pakaian terutama baju menjadi banyak peminatnya.salah satu konsep yang banyak di pakai dalam bisnis penjualan baju yaitu event marketing dalam bentuk Bazzar.dengan mengumpulkan beberapa brand dan toko baju lainya konsep bazzar baju menjadi sebuah event yang dapat menarik minat dan antusias masyarakat untuk datang.dengan konsep seperti Jakcloth (Jakarta Clothing)/ Bekcloth (Bekasi Clothing) dapat diguanakan untu event marketing ,dimana konsep yang di pakai adalah event dengan beragam acara yang tidak hanya pameran baju saja tetapi harus ada acara hiburanya yaitu konser yang di hadiri oleh band musik,dengan menonjolkan salah satu band tekenal akan mengundang banyak pengunjung untuk datang.konsep acaranyapun menggunakan konsep tiket dimana pengunjung yang masuk diwajibkan membeli tiket untuk retribusi (pengurangan cost pada acara),event ini sebaiknya diadakan di hari weekend dan sebisa mungkin acara mendekati hari besar seperti saat akan lebaran/saat akan akhir tahun karena dengan mendekati acara-acara besar masyarakat cenderung akan lebih menginginkan hiburan di sela-sela menunggu hari besar akan tiba(kita ambil contohnya saat akan menjelang lebaran sebagian besar masyarakat akan lebih suka berbelanja kebutuhan pakaian baru.

Dari sisi Penjual pakaian di saat membuka stand harus dapat memberikan keunikan dalam acara bazzar seperti stand toko dengan dekorasi yang menarik,jika acara berlangsung sampai malam lightening di stand harus di perhatikan juga,seperti menonjolkan lampu berwarna warni untuk menarik mata pengunjung untuk melihat stand yang di buat,membuat games-games sederhana yang bisa di ikutin banyak pengunjung supaya mau singgah di stand ,contohnya memberikan merchandise jika dapat menyelesaikan games ,di moment ini juga pengumpulan data pengunjung akan bermanfaat untuk mempromosikan brand dan jualan di lain waktu seperti sebelum ikut permainan harus memfollow laman Fanspage brand kita,mengisi survey simpel yang dapat di buat dengan google form untuk mendapatkan data alamat email dan handphone supaya di kemudian hari kita dapat promosi melalui email dan whasapp,di samping itu dengan memberikan promo menarik bila membeli di tempat juga harus di lakukan agar pengunjung tertarik dan berminat membeli barang di tempat,dengan stand yang ramai terus ini menjadi salah satu cara membuat pengunjung yang awalnya tidak berminat mampir menjadi penasaran karena kebiasaan masyarakat terutama di Indonesia akan penasaran/kepo pada sesuatu hal yang mereka tidak tau.

Event marketing memiliki banyak cara dan metode dalam penerapanya,situasi dan kondisi masing-masing usaha dapat mempengaruhi tata cara dan metode apa yang diguankan dalam memasarkan produk oleh sebab itu pentingnya riset dan survey terlebih dahulu sebelum membuat event terutama bazzar yang tidak sedikit mengeluarkan biaya.mungkin demikian beberapa tips dan cara supaya event marketing untuk produk pakaian dengan metode bazzar dapat menarik minat pengunjung dan pembeli .setidaknya jika pengunjung tidak membeli di tempat maka dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan cara mengadakan games dapat menjadi next proses markting yang dapat di lakukan (email & digital marketing lainya).sekian tulisan ini saya buat saya ucapkan terima kasih bagi yang sudah meluangkan waktunya singgah di blog ini.

-Kesuksesan tidak datang kepada orang yang tidak berani memulainya-

Tentang E-Commerce & cara meningkatkan penjualan menggunakan e-commerce

Hallo Kalian bagaimana kabar semoga baik dan dalam keadaan sehat selalu, Di sesi kali ini saya akan membahas mengenai e-commerce.

Berkat adanya internet, perkembangan teknologi telah memunculkan berbagai peluang baru dalam bisnis. E-commerce adalah salah satunya. Namun, tahukah Anda apa itu e-commerce?

E-commerce adalah singkatan dari dua kata, yakni electronic dan commerce. Bila diartikan secara harfiah, artinya adalah perdagangan elektronik. Maksudnya, segala bentuk perdagangan meliputi proses pemasaran barang sampai dengan distribusi yang dilakukan melalui jaringan elektronik atau online. Secara sederhana, e-commerce adalah bentuk perdagangan yang dilakukan secara online dengan memanfaatkan internet. E-commerce bisa dilakukan melalui komputer, laptop, sampai smartphone. Banyak bentuk layanan yang bisa kamu dapatkan dengan memanfaatkan transaksi e-commerce, mulai dari perdagangan,jual dan beli, pembelian tiket transportasi, pembayaran tagihan seperti listrik dan air, kemudian juga layanan perbankan dan investasi. 

Jenis-jenis E-commerce

Beberapa Jenis E-Commerce yang perlu kamu ketahui yaitu :

Business-to-Business (B2B)

Bisa dibilang bahwa B2B adalah jenis e-commerce yang paling besar karena berhubungan langsung dengan transaksi yang dilakukan antar perusahaan atau bidang usaha. Jumlah pembelian produk pada setiap transaksi B2B biasanya dalam jumlah yang besar. 

Sebagai contoh, perusahaan obat-obatan yang menawarkan dan menjual produknya pada rumah sakit swasta dengan skala besar. Jadi, secara tidak langsung konsep B2B tidak tergantung pada berapa jenis produk yang dijual, namun lebih menekankan pada kuantitas atau jumlah produk yang terjual. 

Business-to-Consumers (B2C)

Salah satu dari jenis-jenis e-commerce berikutnya adalah Business-to-Consumers atau yang lebih dikenal dengan sebutan B2C. Konsep seperti ini mungkin adalah tipe perdagangan yang paling sering kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Kenapa? Karena dengan konsep B2C, pihak produsen menawarkan dan memasarkan langsung produknya kepada para konsumen.

Konsepnya mungkin sama dengan sistem jual beli secara ecer, yang membedakan adalah proses perdagangan dan transaksinya dilakukan secara online, bukan dengan cara konvensional seperti biasanya. 

Consumer-to-Consumer (C2C)

Konsep C2C memungkinkan sesama konsumen bisa saling menawarkan dan menjual dagangannya kepada satu sama lain. Sistem perdagangan yang seperti ini umumnya memang membutuhkan media atau wadah yang bisa mengorganisir segala sesuatunya agar proses jual beli dan transaksi menjadi lebih mudah dilakukan. 

Contoh media yang dimaksud adalah website yang bisa mempertemukan pihak penjual dan pembelinya, seperti OLX atau Kaskus. 

Consumer-to-Business (C2B) 

C2B merupakan konsep yang berbanding terbalik dengan B2C. Di sini, yang terjadi adalah proses jual beli dan transaksi berlangsung dari pihak konsumen kepada perusahaan. 

Pada konsep ini, konsumen berperan sebagai pihak yang menyediakan layanan produk atau jasa untuk dipasarkan kepada perusahaan yang membutuhkan. Dalam model C2B, bisnis atau perusahaan mendapat untung dari kesediaan konsumen untuk menjual barang atau jasa kepada perusahaan, sedangkan konsumen akan mendapatkan untung dari penyediaan atau penjualan itu dengan pembayaran langsung, atau  mendapatkan produk dan layanan gratis atau dengan harga lebih rendah sebagai gantinya. 

Online-to-Offline (O2O)

Jenis e-commerce seperti ini biasanya menggunakan dua saluran pada layanan perdagangannya, yakni dengan online dan offline. Jaringannya ada pada sistem online, namun eksekusinya bukan hanya bisa dilakukan dengan online, melainkan bisa juga dengan offline

Contoh yang paling nyata dari konsep seperti ini adalah layanan Gojek atau Grab, yang bisa melakukan dua jenis transaksi online dan offline

O2O ditujukan untuk menarik konsumen online ke toko fisik sekaligus menciptakan pengalaman digital yang menyeluruh sebelum, saat, dan setelah transaksi dilakukan. 

Consumer-to-Administration (C2A)

C2A pada dasarnya hampir sama dengan konsep yang ada dalam C2B. Perbedaannya terletak pada tujuan sasaran penjualan. Bila dalam C2B, pihak konsumen menawarkan produk atau jasanya pada perusahaan, dalam C2A kegiatan tersebut ditawarkan kepada pihak pemerintah. 

Dalam konsep yang satu ini, biasanya cukup jarang ditemui transaksi produk, yang lebih sering terjadi adalah transaksi layanan jasa. 

Business-to-Public Administration (B2PA)

Pada jenis-jenis e-commerce yang satu ini, pihak produsen atau perusahaan menawarkan dan memasarkan produk dan jasanya kepada pihak pemerintah. Biasanya transaksi dan proses jual beli dilakukan dengan cara tender. 

Apa Manfaat dari e-commerce

Kehadiran e-commerce sebagai salah satu metode baru dalam bisnis perdagangan atau jual beli, memang diharapkan bisa membawa banyak manfaat positif bagi pebisnis dan juga konsumen. Sehingga kedua belah pihak sama-sama tidak merasa adanya kerugian, dalam bentuk apapun. 

  • Jangkauan yang luas — Sebagai pemilik toko konvensional, Anda hanya dapat menjangkau pembeli dari daerah yang sama. Lain halnya jika Anda memiliki sebuah website e-commerce.manfaat ecommerce yang pertama, pembeli dari berbagai penjuru negeri dapat melakukan transaksi di toko Anda.
  • Tidak dibatasi oleh waktu — Toko di dunia nyata bisa beroperasi selama 24 jam setiap hari, tetapi biaya untuk mendukungnya pun akan sangat besar. Melalui internet, pembeli tetap dapat mengakses dan membeli dari toko walaupun Anda tertidur lelap. Manfaat e commerce satu ini tentu sangat membantu kita semua.
  • Biaya yang lebih murah — Biaya operasional lapak online sangat rendah dibandingkan toko berbentuk bangunan. Setidaknya, Anda tidak perlu memikirkan gaji karyawan, sewa bangunan, serta ongkos listrik.
  • Tidak perlu stok barang sendiri — Dalam industri e-commerce, Anda bisa menjadi seorang dropshiper. Teknik pemasaran ini memungkinkan Anda berjualan tanpa memiliki stok barang. Ketika order datang, Anda tinggal meneruskannya kepada produsen barang yang diinginkan.
  • Kemudahan mengelola transaksi dan pengiriman — Dengan memiliki toko online, Anda tidak perlu pusing memikirkan cara transaksi dan pengiriman barang. Kini sudah ada berbagai layanan pembayaran elektronik yang dilakukan melalui internet. Selain itu, barang kiriman dapat dilacak secara online.
  • Anda mampu mempelajari kebiasaan pelanggan — Menjalankan bisnis online tanpa memahami perilaku pelanggan akan menyia-nyiakan investasi Anda. Saat ini sudah banyak tool analytic yang dapat digunakan untuk mempelajari data toko online Anda, seperti Google analytic.
  • Kerja dari manapun — Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, satu dari manfaat e commerce adalah dapat diakses kapanpun. Oleh karena itu, Anda pun dapat menjalankannya dari mana saja asal memiliki perangkat dan koneksi internet yang memadai. 

Cara Meningkatkan penjualan dalam e-commerce untuk pengembangan usaha

Yang Pertama Jadikan Situs Anda Dapat Dicari

Meskipun mungkin jelas bagi Anda bagaimana Anda dapat menemukan segala sesuatu di situs Anda, itu tidak berarti itu mudah bagi orang lain. Mengoptimalkan SEO bukan hanya tentang mendapatkan lebih banyak lalu lintas organik di situs Anda, tetapi juga meningkatkan tingkat konversi setelah mereka berkunjung. Idealnya, situs Anda harus memiliki fungsi pencarian untuk membuat pencarian item tertentu dapat dicari. Semakin mudah untuk menavigasi dan menemukan informasi, semakin lama orang akan tinggal di situs.

Yang Kedua Buat Situs/website e-commerce anda semenarik mungkin

Pastinya pelanggan yang ingin membeli dari Anda adalah mereka merasa percaya dengan merek Anda. Kepercayaan ini dibangun dari waktu ke waktu.Tampilan dan nuansa situs web Anda adalah pembangun kepercayaan yang besar. Situs yang menarik secara visual yang memiliki nuansa aspirasional adalah penting. Gambar dan teks Anda harus memberi kesan bahwa membeli produk Anda akan membuat hidup orang tersebut lebih baik.Ketika datang ke produk, berikan beberapa gambar yang memamerkan produk atau layanan Anda. Dengan cara ini, konsumen dapat merasakan seperti apa produk itu di tangan mereka. Namun, ingat bahwa terlalu banyak foto atau navigasi yang buruk juga dapat membuat orang tidak mau membeli dari Anda.Jika Anda memiliki banyak gambar, instal tayangan slide yang menyajikan setiap gambar satu per satu. Ini penting, terutama untuk seluler.

Yang ketiga Selalu jaga kualitas produk dan pelayanan

Dengan terbukanya informasi yang luas dan dapat di akses siapapun kualitas suatu produk dapat dengan mudah naik ataupun dengan mudah hancur citranya dalam seketika, Kualitas produk dan pelayanan yang terjaga tentu akan membuat pembeli percaya pada perusahaan Anda dan menjadi loyal. Jika angka penjualan meningkat, otomatis omzet Anda juga akan naik pula. Menjaga kualitas produk dan layanan tentu tidak semudah yang dibayangkan. Anda harus rutin melakukan QC (Quality Control) baik barang fisik maupun citra merek supaya memastikan produk dan layanan yang keluar benar-benar berkualitas, semua itu akan terbayar dengan konsumen yang loyal terhadap produk perusahaan Anda.

Yang keempat menerapkan SEO (Search Engine Optimization)

Jika Anda menggunakan website dalam memasarkan produk, terapkanlah sistem SEO (Search Engine Optimization). Sistem ini berfungsi untuk meningkatkan traffic atau jumlah kunjungan di laman web perusahaan dengan memanfaatkan mesin pencarian web seperti Google, Bing! dan lainnya.Jika kunjungan situs perusahaan Anda meningkat, diharapkan pembelian juga akan naik. Hal ini tentu berpengaruh besar terhadap sales growth bisnis Anda.

Yang keliman promosi dengan PCC,pemasaran media sosial,Blog dan Video tentang produk, jasa, atau bidang secara umum

Banyak usaha kecil mendedikasikan semua upaya mereka pada peringkat pencarian organik atau memanfaatkan mesin pencari sebagai jalan utama menjaring pelanggan. Namun, Anda harus menyadari PPC itu atau membayar-per-klik iklan adalah juga cara yang dapat diandalkan untuk mempromosikan dan memasarkan bisnis Anda dengan cepat.perlu memastikan bahwa iklan PPC Anda (dan website) perlu dioptimalkan untuk perangkat mobile agar memiliki jangkauan yang lebih luas kepada calon pelanggan. selain itu ada cara untuk menggunakan jaringan sosial untuk mempromosikan bisnis e-Commerce Anda selain pemasaran media sosial standar yang mungkin sedang Anda lakukan. Misalnya, Anda dapat menggunakan Facebook iklan lokal yang memungkinkan Anda untuk penargetan geo iklan Anda dan memberikan diskon dan penawaran khusus untuk pelanggan setia melalui halaman Facebook bisnis Anda. Ada juga situs lain (selain empat besar: FB, Twitter, Instagram LinkedIn) yang dapat Anda gunakan dalam pemasaran media sosial Anda seperti kaskus, Foursquare, Yelp, yang memungkinkan orang untuk menilai bisnis Anda dan meninggalkan ulasan atau tips. Hal ini penting untuk tetap aktif di situs seperti ini karena mereka pasti bermanfaat bagi bisnis Anda. Selain itu, Anda jangan lupa untuk membuat video untuk produk Anda, karena semua tahu bahwa pengguna internet saat ini begitu tertarik pada konten yang disajikan dalam bentuk video yang berada di YouTube. Dengan memanfaatkan momen ini maka keberhasilan Anda dalam promosi menjadi sangat efektif.

Yang Terakhir Menjaga Loyalitas Konsumen

Dalam dunia bisnis, biaya untuk menarik konsumen baru lebih besar daripada mempertahankan pelanggan tetap. Karena itu, penting untuk menjaga loyalitas pelanggan dengan mengadakan promosi khusus ataupun program pelanggan setia. Untuk melakukan promosi pada pelanggan setia, Anda harus memiliki database mereka terlebih dahulu. Selain itu, pastikan pelayanan perusahaan Anda terhadap pelanggan sudah baik.Jika pembeli sudah percaya pada pelayanan serta kualitas perusahaan, maka mendorong mereka untuk membeli lebih banyak produk tentu menjadi lebih mudah.

Demikian yang dapat saya bahas di sesi kali ini semoga informasi ini dapat bermanfaat,Terima kasih

Mengenal keuntungan dan kerugian bisnis waralaba

Halo apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Wah, akhirnya saya bisa ngeblog lagi.

Jujur saja dulu saya menulis blog ini hanya untuk mata kuliah kewirausahaan 1,sekarang saya buka kembali karena saya mengambil mata kuliah kewirausahaan 3.jangan tanya dimana kewirausahaan 2 kemana karena menjadi yang kedua itu tidak mengenakan.hehehe.

kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Bisnis Waralaba ,sebelum membahas lebih lanjut apa itu bisnis waralaba? Franchise atau waralaba yaitu metode mendistribusikan produk atau layanan yang melibatkan Franchisor sebagai pemilik merek dagang atau nama dagang dan sistem bisnis. Franchisee atau penerima waralaba, yang membayar royalti dan seringkali biaya investasi awal untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektual di bawah nama dan sistem franchisor.

Keuntungan menjalankan bisnis waralaba

  • Manajemen yang sudah terbentuk

Bisnis waralaba memberi keuntungan pada pelakunya karena telah mempunyai reputasi yang sangat bagus. Sistem manajemen usahanya juga teruji karena sudah pernah di jalankan sebelumnya.sehingga SOP dalam pengelolaanya sudah ada dan tinggal menjalankanya

  • Masyarakat telah mengenal merek

Biasanya usaha dengan model seperti demikian lebih mudah di pasarkan karena sebagian besar masyarakat, khususnya segmen pasar yang di tuju sudah mengenalnya.Sehingga menurut waralaba murah ongkos serta biaya yang di butuhkan untuk membangun nama atau merk bisnis tersebut sangat sedikit ketimbang saat membangun usaha yang benar-benar masih baru.

  • Kemudahan dalam manajemen keuangan

Setiap penanam modal atau pelaku usaha pasti lebih senang memberi modal terhadap bidang bisnis yang sudah kokoh berdiri terutama dari sisi jaringan pemasaran dan keuangan.Apabila memakai sistem franchise, kedua sistem tersebut telah di siapkan dengan baik oleh sang franchisor.Jadi pelaku usaha tidak akan pusing oleh urusan pemasaran dan keuangan.Ini sangat berbeda jauh saat harus merintis usaha baru, di mana kita harus mengurus sendiri pemasaran dan sistem keuangannya.

  • Jaringan bisnis sudah terbangun

Kelebihan lainnya adalah akan memperoleh sistem jalinan kerjasama yang telah terbangun dari franchisor. Bentuk kerjasama ini pada umumnya meliputi pasokan bahan baku dan alat produksi, promosi, pemasaran dan sebagainya.

  • Mendapat pelatihan/Training

Selain penyediaan bahan baku, alat produksi, bantuan promosi hingga pemasaran dan sistem manajemen, kita selaku pewaralaba juga selalu mendapat pelatihan atau training tentang hal-hal berkaitan dengan bidang bisnis yang akan di rintis.Jadi meski baru saja beroperasi, bisa langsung berjalan layaknya bisnis yang sudah lama buka.

  • Sebagai sarana pembelajaran

Khusus untuk pebisnis pemula yang belum memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi, jika memilih peluang usaha jenis ini, tentunya akan mendapat keuntungan lain. Keuntungan tersebut berupa pembelajaran tentang segala hal yang berhubungan dengan dunia bisnis.Ilmu ini bisa Anda jadikan bekal apabila suatu saat nanti ingin membuka usaha dengan nama dan merk dagang milik sendiri.

Kekurangan usaha franchise.

  • Sulitnya mengendalikan bisnis

Pewaralaba tidak dapat mengendalikan secara maksimal terhadap bisnis yang ia jalankan sendiri. Segala sistemnya telah di tentukan oleh franchisor.Jadi jika memiliki ide baru dan ingin mengembangkannya, hal ini tidak bisa langsung anda praktekan secara langsung.Karena ada perjanjian-perjanjian tertentu yang membatasi ruang gerak kita.

  • Terikat pada pemasok atau supplier

Salah satu cara guna menekan biaya produksi adalah mencari distributor atau pemasok bahan produksi yang bisa memberi harga lebih murah.Untuk urusan ini apabila bisnisnya memakai konsep franchise, sistem pasokan bahan produksinya telah di tentukan oleh sang pemilik dengan harga yang sudah tetap bahkan ada yang tidak bisa kita tawar.

  • Tingkat ketergantungan lebih tinggi

Kelemahan terbesar lain adalah tingkat ketergantungannya lebih tinggi di banding bisnis konvensional.Contohnya jika franchisor melakukan kesalahan besar yang mengakibatkan reputasi bisnisnya menurun, secara langsung kondisi tersebut juga akan berpengaruh terhadap operasional yang Anda kelola.

  • Ongkos merek

Berbeda dengan jenis lainnya, sebelum membuka calon pewaralaba harus membayar biaya pembelian hak merk dan segala hal yang sudah di tentukan dalam perjanjian.Penggunaan merk dagang ini tidak berlaku selamanya dan biasanya setiap tahun atau dalam kurun waktu tertentu harus bayar lagi.

  • Porsi keuntungan

Keuntungan yang di dapat oleh pelaku bisnis franchise tidak serta merta jadi milik sendiri tapi harus di bagi dengan pemilik merk dalam bentuk royalti.Bisnis waralaba memiliki beberapa keuntungan dan kerugian,kesuksesan sebuah bisnis waralaba juga tergantung dari seberapa baik manajemen bisnis yang dijalankan,walaupun bisnis waralaba sudah terbentuk dengan baik namun proses menjalankan bisnisnya harus tetap di atur dan di kendalikan supaya kestabilan usaha waralaba dapat tercapai dan bisnis tidak mengalami kerugian.

Dalam membangun bisnis waralaba atau franchise ialah dengan persiapan dan perencanaan yang matang, selain itu ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam memilih franchisee seperti janji franchisor yang mengatakan bahwa bisnisnya dapat membukukan BEP dalam waktu singkat jangan langsung di percaya, karena diperlukan survei mendalam untuk dapat memutuskan franchise mana yang memiliki prospek bagus. Yang terpenting adalah franchisee wajib melakukan penelitian mengenai usaha frnachise atau waralaba yang di inginkan secaraa mendalam sebelum memutuskan untuk membeli frnachise tersebut. Untuk mengetahui apakah franchise yang dibeli benar berprospek bagus ialah dengan beberapa cara, yaitu:

1. Lihatlah bisnis yang sudah berjalan, apakah sukses atau tidak. Sukses atau tidak suatu bisnis dapat dilihat dari laporan keuangan perusahaan tersebut, atau dilihat secara kasat mata dengan melihat pelanggan yang datang ke franchise tersebut.

2. Lihat apa yang menjadi daya tarik dari usaha waralaba tersebut. apakah kelebihan bisnis tersebut mampu menarik pelanggan dibanding dengan usaha waralaba atau franchise yang lain.

3. Telitilah apakah perusahaan tersebut sudah memiliki sebuah sistem dan prosedur standar dalam menjalankan bisnisnya.

4. Cari tahu sudah berapa banyak usaha franchise yang menjalankan franchise atau usaha waralaba tersebut, bila mungkin carilah informasi mengenai franchisor tersebut kepada franchisee yang lain apakah franchisor tersebut memang bagus dan berprospek tinggi.

5. Bandingkan usaha franchise yang satu dengan yang lainnya untuk mendapatkan informasi usaha waralaba atau franchise yang memang berprospek tinggi.

Demikian yang beberapa yang dapat saya tulis,sampai jumpa di postingan selanjutnya

Digital Marketing

APA ITU DIGITAL MARKETING ?
Digital marketing adalah sebuah teknik pemasaran suatu produk yang menggunakan ragam media digital dan dapat diakses melalui layanan internet. Pengertian digital marketing, menurut Chaffey (2002:14), adalah sebuah bentuk penerapan dari teknologi digital yang membentuk online channel ke pasar (berbentuk website, e-mail, dan media sosial lainnya) yang memberikan kontribusi terhadap kegiatan pemasaran sehingga bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan mempertahankan konsumen.

APA SAJA STRATEGI DIGITAL MARKETING
Strategi pemasaran digital bekerja sama untuk menghasilkan sebanyak mungkin trafik, menciptakan kesadaran brand, dan mengubah prospek menjadi pelanggan setia untuk bisnis tersebut. Bebearapa strategi pemasaran digital antara lain :

1.Search Engine Optimization (SEO)->Search Engine Optimization atau optimasi mesin pencari adalah suatu strategi atau serangkaian teknik yang sistematis untuk menempatkan website atau blog berada di halaman utama SERP (Search Engine Result Page) dan potensial sesuai dengan keyword yang ditentukan. Melakukan SEO memerlukan keterampilan dan ketekunan. Selain itu, melakukan SEO juga membutuhkan keterampilan analisis, kompetitif, dan strategis. Tujuan utama melakukan SEO adalah untuk meningkatkan traffic visitor atau kunjungan dengan keyword yang tertarget

2.Search Engine Marketing SEM->Search Engine Marketing. Sama seperti SEO, SEM juga memiliki tujuan untuk mendapatkan tampilan website atau blog pada halaman utama Search Engine Result Page. Pengguna SEM umumnya identik dengan penawaran produk. Hasil SEM akan dengan cepat terlihat dari berapa besar dana yang dialokasikan. SEM berfungsi untuk meningkatkan pengunjung dan popularitas, serta keyword yang akan ditargetkan. Baik SEO dan SEM memiliki tingkat kesulitan masing-masing.

3.Blog/Website Marketing->Blogging marketing adalah taktik pemasaran dengan menggunakan blog atau website untuk meningkatkan visibilitas suatu bisnis. Blog dapat membantu dalam mengendalikan trafik suatu situs web, membantu membangun otoritas bagi produk (dengan membuat sejumlah konten yang bermanfaat bagi pengunjung), serta dapat menjadi lahan bisnis jangka panjang (jika laman mendapatkan peringkat yang cukup tinggi di halaman mesin pencari)

4.Content Marketing->pemasaran konten adalah tentang mempromosikan bisnis melalui interaksi dengan pelanggan dan meyakinkan mereka untuk melakukan pembelian. Beberapa bentuk pemasaran konten adalah: video, testimoni, e-book, podcast, infografis, posting blog, posting media sosial, dan masih banyak lagi. Semua ini dapat berkontribusi untuk menjadi bagian dari kampanye pemasaran digital yang membantu membangun kesadaran brand di antara konsumen.

5.Sosial Media Marketing->Sosial media marketing merupakan langkah pemasaran yang bisa dilakukan melalui media sosial. Anda bisa membuat konten yang tepat dan sesuai dengan bisnis, sehingga calon konsumen tertarik untuk melihatnya. Di dalam teknik yang satu ini, pemilihan media sosial merupakan poin penting yang tak bisa diabaikan. Selain itu, juga harus bisa menyasar target bisnis yang tepat sejak awal, agar pemasaran ini bisa mendatangkan angka penjualan maksimal.

6.Email Marketing->Cara ini lebih sering digunakan sebagai bentuk komunikasi dengan pelanggan yang menyukai layanan atau produk dan telah memilih untuk berlangganan.
Peluang untuk berhasil membuat pelanggan setia yang terus kembali untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan, meningkat melalui pemasaran email. Sebagian besar bisnis menggunakan pemasaran email untuk mengirim buletin mingguan, penawaran promosi, dan pembaruan tentang produk dan layanan mereka.

7.Banner Marketing->Iklan spanduk biasa ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat di halaman situs web, kemudian menciptakan awareness dan menghasilkan klik-tayang. Lokasi yang memiliki visibilitas tinggi ini mencakup bagian depan, bawah, atau samping halaman situs web; tempat di mana mata para pengunjung laman biasanya memandangi.

8.Mobile Marketing->Mobile marketing adalah bentuk pemasaran melalui konten digital yang terkait dalam menjangkau audiens yang memakai ponsel seluler. Dalam arti tertentu, hal ini dibutuhkan strategi pemasaran seperti olah pesan, desain, yang di optimalkan untuk pengiriman melalui smartphone atau tablet.

9.Affiliate Marketing->Affiliate marketing adalah taktik pemasaran berbasis kinerja, di mana para pengecer (biasanya pengecer online) memberikan sebuah upah komisi kepada setiap situs web untuk setiap pelanggan yang didapatkan melalui aktivitas promosi di situs web tersebut. Situs web yang sering disebut afiliasi ini hanya akan mendapatkan bayaran apabila dapat menghasilkan transaksi jual-beli antar pengguna.

10.Viral Marketing->Viral marketing adalah ketika seseorang membuat sebuah video atau konten visual yang beresonansi dengan target audiens mereka. Konten itu dibagikan hingga menyebar atau menjadi viral. Saat produk tersebut menjadi viral, segala bentuk penjualan, keterlibatan, dan kesadaran merek perusahaan dapat meningkat secara dramatis. Umumnya, suatu produk akan viral apabila telah di-endorse oleh seorang selebritas atau influencer karena jumlah pengikut mereka di media sosial banyak.

MANFAAT DIGITAL MARKETING
Dalam segment pasar  saat ini mengarah semakin digitalisasi karena teknologi akan terus berkembang. Manfaat pemasaran digital sangatlah besar dalam perkembangan produk di era saat ini,Semakin banyak konsumen yang akan meneliti dan membeli produk secara online. keuntungan utama dari digital marketing adalah bahwa audiens yang ditargetkan dapat dijangkau dengan cara yang hemat biaya dan terukur. Keuntungan digital marketing lainnya termasuk meningkatkan loyalitas merek dan mendorong untuk penjualan online,disamping itu dengan metode digital marketing dapat memangas biaya pemasaran dan dapat menjangkau pasar pelanggan lebih besar terlebih di era digitalisasi saat ini.

KEUNGGULAN DIGITAL MARKETING

1.jangkauan skala global->Situs web memungkinkan pemasar untuk menemukan pasar baru dan berdagang secara global walau hanya dengan investasi yang sangat kecil.

2.Biaya lebih rendah->Kampanye digital marketing yang terencana dan tepat sasaran dapat menjangkau pelanggan yang tepat dengan biaya yang jauh lebih rendah dari pada metode pemasaran tradisional.

3.Hasil yang dapat dilacak dan terukur->Berbagai alat atau aplikasi tercipta bersama dengan lahirnya teknologi digital, seperti analisis web dan alat metrik online lainnya yang mempermudah untuk menetapkan seberapa efektif pengiklanan yang dilakukan oleh pemasar. Para pemasar dapat memperoleh informasi terperinci tentang bagaimana pelanggan menggunakan situs web mereka atau menanggapi iklan yang mereka luncurkan.

4.personalisasi->Jika basis data pelanggan ditautkan ke situs web, maka setiap kali seseorang mengunjungi situs tersebut, dapat menyambut mereka dengan penawaran yang ditargetkan. Semakin banyak mereka membeli, semakin dapat menyempurnakan profil pelanggan dan memasarkan secara efektif kepada mereka.

5.Keterbukaan->Dengan menggunakan media sosial dan mengelolanya dengan hati-hati, pemasar mempunyai kesempatan untuk membangun loyalitas pelanggan dan menciptakan reputasi yang mudah untuk diajak berinteraksi.

6.Mata uang sosial->Digital marketing memungkinkan seorang pemasar untuk membuat kampanye yang menarik menggunakan taktik pemasaran konten. Konten (gambar, video, artikel) dapat memperoleh mata uang sosial yang diteruskan dari pengguna ke pengguna dan menjadi viral.

7.Peningkatan tingkat konversi->Dengan mempergunakan situs web, pelanggan hanya perlu beberapa klik untuk melakukan pembelian. Tidak seperti media lain yang mengharuskan orang untuk bangun dan menelepon, atau pergi ke toko, pemasaran digital bisa berjalan langsung di mana saja dan kapan saja.

KESIMPUL

Seiring perkembangan zaman yang semakin maju maka segala sesuatu termasuk marketing harus mengikutinya supaya tidak ketinggalan zaman dan dapat terus bersaing di pasar,Digital marketing adalah salah satu tren pemasaran yang banyak di anut dan di aplikasikan pada saat ini,dengan semakin terbukanya informasi maka mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman hal ini bukan berarti perkembangan zaman itu buruk ,tetapi kita harus berpandangan bahwa hal ini adalah proses yang harus kita ikuti dengan penyesuaian-penyesuaian akan keadaan ,sehingga dalam bisnis kita dapat bersaing dan kompeten terutama dalam proses marketing ,dengan pengalikasian digital marketing diharapkan dapat memperluas cakupan konsumen dan dapat meningkatkan penjualan produk utamanya meningkatkan laba .

Sedikit Pengalaman pribadi saya dalam digital marketing yaitu pembuatan blog,situs dan melalui media sosial,terlebih saat ini saya di bagian sparepart dan Istri dibagian marketing unit di perusahaan otomotif dimana berhubungan langsung dengan penjualan ,maka berdasarkan pengalaman saya dengan Digital marketing cukup membantu dalam mendapatkan konsumen terlebih di era saat ini dimana setiap orang tidak lupa akan gadgetnya dan cenderung menginginkan informasi yang mudah di akses.

Berikut beberapa contoh marketing digital yang pernah saya terapkan

Blog Pribadi->http://sparepart25isuzu.blogspot.com
E-commers yang saya kelola dengan team (perusahaan)->https://www.blibli.com/merchant/astra-isuzu/ASI-70001
Situs penjualan unit mobil (istri)->https://astraisuzuofficial.id/
Sosial media penjualan unit mobil (Istri)->https://web.facebook.com/103560951145118/posts/104116344422912/?_rdc=1&_rdr

“Marketing Itu Penting”

Marketing Adalah unsur terpenting dalam bisnis dimana ujung tombak dalam suatu usaha adalah penjualan dan pelayanan kepada konsumen,Pada dasarnya, marketing adalah proses manajemen di mana produk dan layanan berpindah dari sekedar konsep ke pelanggan.ni mencakup identifikasi produk, menentukan permintaan, memutuskan harganya, dan memilih saluran distribusi. Ini juga termasuk mengembangkan dan menerapkan strategi promosi.

TUJUAN DARI MARKETING
Pada dasarnya tujuan dari marketing adalah menjual produk perusahaan kepada konsumen.dimana nilai dari suatu produk dapat tersampaiakn kepada konsumen dengan baik.di sisi lain tujuan dari marketing adalah :

1.Mendapatkan pelanggan baru
2.mempertahankan pelanggan yang sudah ada
3.meningkatkan dan menjaga brand Awareness.
4.menjaga dan memaksimalkan tingkat kepuasan pelanggan dengan hubungan baik.
5.sebagai sarana promosi produk baru.
6.sebagai cerminan perusahaan terhadap konsumen.

TEKNIK STRATEGI PEMASARAN
Teknik pemasaran merupakan suatu metode untuk mempromosikan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dengan strategi-strategi yang terbaik untuk memperoleh keuntungan. Dengan adanya teknik ini diharapkan dapat membuat konsumen lebih tertarik.Hal ini dilakukan untuk menargetkan pasar yang menjanjikan, membangun merek Anda dan menghasilkan serta memelihara prospek untuk mendorong pertumbuhan yang lebih cepat dan keuntungan yang lebih tinggi.hal-hal yang harus diperhatikan dalam strategi pemasaran :

1.Melakukan segmentasi pasar->segmentasi pasar merupakan salah satu teknik pemasaran dengan cara mengelompokan pasar sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan wilayah agar dapat membuat promosi menjadi tepat sasaran. Pemasaran yang dilakukan disesuaikan dengan pengelompokan pasar yang telah dilakukan.

2.Perencanaan Produk->Hal tersebut meliputi detail produk yang terperinci, pemberian merek produk, pengemasan, serta persediaan produk. Dalam hal ini juga meliputi ikatan emosional antara penjual dan pembeli sehingga memungkinkan pembeli untuk membeli produk tersebut.

3.Penetapan Harga yang tepat->Hal yang cukup krusial dalam langkah teknik pemasaran adalah penetapan hara produk,Harga disesuaikan dengan kualitas produk dan pasaran kompetitor.Harga yang murah memang diminati oleh konsumen, namun, konsumen juga akan mempertimbangkan kualitasnya. Dengan demikian, jangan ragu menetapkan harga yang mahal selama kualitasnya terjamin.

4.Pendistribusian->Melakukan distribusi bisa menjalin kemitraan dengan para agen dan distributor agar produk sampai ke tangan konsumen akhir.Dalam proses pendistribusian tersebut pastikan juga jumlah produk disesuaikan dengan wilayah. Wilayah yang memiliki permintaan produk yang tinggi hendaknya mendapatkan kuantitas barang yang banyak.

5.Promosi->Inti dalam sebuah pemasaran adalah promosi. Promosi dimaksudkan agar produk yang dihasilkan lebih banyak dikenali oleh banyak orang. Dengan demikian, bisnis akan dengan mudah untuk mendapatkan calon konsumen baru. Semakin banyak melakukan promosi, potensi untuk meningkatkan penjualan semakin tinggi.

6.Promosi melalui WEB->Tidak dapat di pungkiri perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong terbukanya informasi secara besar-besaran,dengan memanfaatkan penjualan melalui sosoal media,web,blog dan situs internet adalah cara penjualan yang cukupefektif saat ini karena mayoritas orang menggunakan gadget dalam kehidupan sehari-hari.

7.Promosi dari mulut-kemulut->Word of mouth (WOM), cukup efektif untuk pemasaran. Bahkan dari dulu, promosi model ini merupakan promosi yang paling efisien dan mudah untuk dilakukan agar produk tersebut mudah dikenali oleh banyak orang.

8.Penciptaan Product Branding->Product Branding adalah membuat sebuah produk memiliki nilai jual yang tinggi dengan penciptaan imej yang baik terhadap produk tersebut. Seperti kita bahas sebelumnya pada kasus mobil Ferari, walaupun harganya mahal namun memiliki segmen pasar yang cukup baik.Berangkat dari hal tersebut maka akan muncul WOM di masyarakat. Dengan demikian, hal tersebut merupakan bagian dari promosi atau marketing secara tidak langsung.

9.Pemberian insentif bagi penjualan dan promosi->Ada kalanya dalam pemasaran membutuhkan jasa pihak ketiga, baik reseller, distributor, promotor.  Pihak-pihak tersebut harus diberikan insentif karena telah berhasil memperluas jaringan penjualan. Dengan demikian, promosi yang dilakukan akan lebih efektif.

10.Harga Khusus dan potongan harga->Sebagai bagian dari pemasaran pun sebaiknya untuk memberikan potongan harga atau diskon pada konsumen agar bisa meningkat menjadi pelanggan tetap. Hal ini merupakan strategi untuk membuat konsumen melakukan pembelian berulang (repeat order). 

PRINSIP PEMASARAN

Terdapat 4 prinsip pemasaran atau marketing yaitu: produk, lokasi, harga dan promosi,diamana keempatanya harus dapat terpenuhi supaya bauran pemasaran(marketing mix dapat maksimal)

1.PRODUK->Strategi produk merupakan strategi yang pertama kali dilaksanakan oleh perusahaan berkaitan dengan penyediaan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Menurut Philip Kotler, produk adalah sesuatu yang dapat di tawarkan kepasar untuk mendapatkan perhatian untuk di beli, digunakan untuk dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan.

2.LOKASI->Keberhasilan program pemasaran juga ditentukan oleh ketepatan penentuan lokasi dan distribusi baik untuk kantor cabang, kantor pusat, pabrik, ataupun gudang. Penentuan lokasi dan distribusi beserta sarana dan prasarana pendukung juga sangat penting. Sarana dan prasarana harus memberikan rasa nyaman dan aman kepada seluruh konsumennya.

3.HARGA->Harga dapat di definisikan sebagai sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang serta pelayanannya atau dengan kata lain harga adalah sejumlah nilai pengganti dalam pertukaran barang dan jasa. Penentuan harga sangat penting untuk diperhatikan, karena harga merupakan salahsatu faktor penyebab laku tidaknya suatu produk yang ditawaarkan.

4.PROMOSI->Agar konsumen tahu bahwa perusahaan menawarkan produk dengan keinginan dan kebutuhan mereka, maka melakukan kegiatan promosi merupakan suatu keharusan. Promosi adalah suatu usaha  dari pemasar ( produsen ) dalam menginformasikan dan mempengaruhi konsumen atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkan. Tujuan dari promosi adalah menginformasikan segala jenis produk yang di tawarkan, berusaha menerik caon konsumen yang baru, serta mempertahankan konsumen lama. Perusahaan dapat mengkombinasikan berbagai saran promosi atau bauran promosi (promotion mix) 

KEGAIATAN PEMASARAN
Kegiatan pemasaran merupakan tujuan dalam usaha untuk menjual serta meningkatkan nilai perusahaan di mata konsumen terhadap produk atau jasa yang dihasilkan.hal ini dikarenakan dengan menciptakan nilai serta memuaskan konsumen merupakan konsep inti pemikiran pemasaran modern.dalam kegiatan pemasaran terdapat penawaran produk ke pelanggan dengan promosi,event,bazzar,penawaran secara langsung maupun melalui iklan dan segala hal yang yang dapat membuat produk perusaahn dapat di kenal dan di beli oleh konsumen.

PERENCANAAN PEMASARAN
Perencanaan pemasaran adalah bentuk dari proses manajemen yang mengarah pada strategi pemasaran dimana tujuan utamanya yaitu untuk mencapai tujuan pemasaran sehingga marketing plan dilakukan pada serangkaian proses yang sistematis dan melalui koordinasi untuk mendapatkan keputusan rencana pemasaran.

Adapun tujuan marketing plan di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Mengetahui dan memperbanyak informasi perubahan pasar dan kompetitor.
  2. Menciptakan hubungan dan jaringan kerja yang lebih luas dengan organisasi lain.
  3. Sebagai bentuk penyesuaian bisnis.
  4. Meningkatkan keuntungan dengan usaha yang efisien dan efektif.

Langkah Menyusun Perencanaan Pemasaran

1. Melakukan Analisis Situasi

Salah satu komponen utama dalam memulai penyusunan marketing plan adalah dengan analisis SWOT. Dengan adanya analisis SWOT maka manajer pemasaran perusahaan dapat membuat pemetaan bagaimana peluang dan permasalahan yang mungkin muncul di pasar serta apa kekuatan dan kelemahan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran.

2. Menetapkan Tujuan dan Sasaran

Setelah melakukan analisis SWOT, marketing plan dilanjutkan dengan menetapkan sasaran atau target pemasaran. Misalnya mengidentifikasi siapa saja yang membutuhkan produk tersebut dan kemana produk tersebut harus dipasarkan.

Ketika sudah mengetahui ke arah mana pemasaran dilakukan, dapat dilakukan penyusunan strategi untuk mencapai target tersebut. Strategi pemasaran penting dilakukan untuk meminimalkan anggaran dan effort yang diperlukan untuk promosi namun dengan keuntungan yang maksimal.

3. Menyusun Strategi dan Program

Strategi dan program dibuat berdasarkan tujuan atau sasaran yang telah ditentukan sebelumnya. Strategi ini merupakan tindakan jangka panjang dan dibuat sebagai rencana jangka panjang untuk mencapai tujuan organisasi. Selain itu, juga untuk mendukung strategi tersebut dibuat program atau tindakan jangka pendek secara berkesinambungan.

KESIMPULAN
Marketing adalah ujung tombak bagi perusahaan dalam menjalan bisnisnya,dimana cerminan perusahaan yang pertama dilihat adalah proses penjualanya dimana yang berhubungan langsung dengan konsumen,memanajemen konsumen dan mengelola konsumen suapay berminat untuk membeli produk yang di tawarakan,keberhasilan penjualan tergantung dengan strategi pemasaran yang di ambil oleh perusahaan,Guna mengembangkan bisnis, pentingnya untuk melakukan teknik pemasaran agar dapat membuat konsumen tertarik untuk menggunakan produk atau jasa yang dihasilkan.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai