“PITCH DECK” modal awal berbisnis

Hallo bagaimana kabar kalian,sehat?oke di sesi ini kita akan membahas apa itu “Pitch Deck”,mungkin banyak yang belum tau mengenai pitch deck ini dan apa kegunaanya,nah di artikel ini saya akan menjelaskan secara singkat.

Pengertian Pitch Deck
Pitch Deck didefinisikan ataupun diartikan sebagai presentasi singkat yang menggambarkan rencana bisnis dari sebuah bisnis atau starup. Pitch deck mempunyai peran yang sangat penting, bahkan biasanya dianalogikan sebagai sebuah ‘senjata” yang digunakan seorang founder dari sebuah ide bisnis untuk menjamin kesuksesan implementasi ide tersebut menjadi sebuah riil bisnis atau startup.

Tujuan Pitch Deck
Tujuan umum penyusunan pitch deck, yakni digunakan untuk menginformasikan atau melempar sebuah ide bisnis kepada calon pengguna (customer), co-founder (mitra bisnis), mitra usaha atau pihak-pihak lain yang dianggap dapat membantu atau menunjang pengembangan dari sebuah ide bisnis, maka pitch deck dapat digunakan di setiap tahapan siklus bisnis atau startup

Manfaat Pitch Deck
Yaitu untuk menuangkan ide bisnis dan segala yang berkaitan dengan bisnis yang akan kita jalankan/akan dikembangkan supaya informasi yang kita sampiakan dapat di terima dan di cerna oleh investor maupun target dari presentasi kita.

Unsur-Unsur dalam pitch Deck antara lain

  1. Cover; A one-line that defines your business. bagian cover ini harus dapat “menarik perhatian” sehingga menimbulkan keingin audience untuk mengikuti presentasi lebih lajut”
  2. Problem; Illustrate the pain point Bagian ini menguraikan atau mengilustrasikan dengan jelas problem atau masalah yang ada, dengan menengahkan.
  3. Solution; Describe how your solution makes your customers happy and does it better than others Bagian ini berhubungan erat dengan unsur kedua, yang mnjelaskan solusi yang ditawarakan untuk mengatasi masalah (unsur 2) yang ada.
  4. Market Size; How big? How attractive? Which segment? Bagian ini menengahkan bahwa bisnis anda mempunyai market atau pasar (marketable). Jelaskan secara singkat mengenai customer dan pasar potensial yang ada bagi produk atau jasa yang ditawarkan.
  5. Product; Product line-up and its Unique Selling Point, Bagian ini menjelaskan produk atau jasa yang di tawarkan secara singkat dan jelas.
  6. Business Model; How you monetize the business and create long-term value for customer, Pada bagian ini ketegahkan “business model” dan potensi kemampuan untuk menghasilkan imbal investasi “return on investment” dari bisnis yang ditawarkan.
  7. Go to Market; How do you get customets? Jelaskan bagaimana perencanaan dari bisnis yang ditawarkan untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan seperti apa proses penjualannya. Gambarakan dengan ringkas dan jelas taktik (strategi) utama yang ingin di gunakan.
  8. Competition; Position, Differentiation and your competitive advantages, Jelaskan bagaimana kondisi persaingan yang dihadapi? Buatkan peta persiangan yang ada (posisi, kekuatan, kelemahan, dan peluang yang mereka miliki).
  9. Traction; Achievement, Financial and Customer Qouters, Traction adalah suatu pembuktian bahwa ide bisnis atau bisnis yang ditawarkan mempunyai nilai ekonomis atau potensial untuk dapat dikembangkan dengan baik
  10. Team; Why are you the right team to execute the plan, elaskan mengapa Anda dan atau tim Anda adalah orang yang tepat dan kompeten untuk menjalankan ide bisnis yang anda rencanakan.
  11. Call for Action; List out all your ASKs. How Much? For What? Buatlah pernyataan secara singkat namun jelas mengenai apa yang dibutuhkan (tujuan utama) bisnis anda saat ini.
  12. Close; Sum up + contact to reach you quickly,penutup untuk presentasi mengenai ide bisnis anda.

Tips dan Trick dalam menyususn dan menjalan pitch Desk

  1. Buat pitch deck yang terdiri atas 10 – 15 slide Saat melihat sebuah pitch deck, seorang investor sebenarnya hanya ingin melihat garis besar dari suatu produk atau jasa yang dipresentasikan. Waktu mereka biasanya tidak banyak, maka presentasi pitch deck harus singkat namun bisa memberikan gambaran yang jelas. Untuk itu, slide yang dipersiapkan pun tidak boleh terlalu panjang. Anda boleh saja menyiapkan sebanyak mungkin data untuk menunjang presentasi, namun jadikan data tersebut sebagai lampiran (appendix). Anda bisa menunjukkan data atau slide tambahan tersebut ketika sang investor meminta.
  2. Pahami Materi Pitch Deck dengan BAIK Para investor ketika berhadapan dengan startup tahap awal biasanya tidak akan terlalu memikirkan akurasi data yang ditunjukkan para founder di dalam pitch deck. Mereka justru lebih ingin melihat bagaimana cara berpikir para founder dalam menemukan angka tersebut, dan bagaimana menghubungkannya dengan bisnis yang sedang dipresentasikan.
  3. Gunakan ukuran huruf yang mudah terbaca Pitch deck bukanlah sebuah laporan atau skripsi yang akan dibaca kata per kata oleh sang investor. Mereka biasanya akan membaca sekilas untuk menghemat waktu, dan berusaha menangkap apa sebenarnya produk atau ide bisnis yang akan dikembangkan. Karena itu, sebaiknya sebuah pitch deck disusun dengan mengunakan ukuran font yang cukup besar (diatas 24) dan mengetengahkan point-point pentingnya saja.
  4. Hindari penggunaan kata-kata yang rumit dan bertele-tele Selain untuk menghemat waktu, langkah ini pun perlu di lakukan agar sang investor bisa mudah memahami produk yang tengah dipresetasikan. Contoh kalimat rumit: “Kami membuat sebuah perpaduan teknologi kecerdasan buatan dan blockchain di dunia perbankan.” Contoh kalimat sederhana: “Produk kami memungkinkan orang yang tidak mempunyai rekening bank untuk bisa bertransaksi online.”
  5. Pelajari pitch deck dari perusahaan lain Bagi founder yang baru pertama kali mendirikan startup, ada baiknya untuk mempelajari pitch deck yang buatan perusahaan lain, dan sukses mengantarkan pembuatnya mendapatkan pendanaan besar. Tidak perlu meniru seluruhnya, tapi cukup melihat cara mereka menampilkan data, lalu sesuaikan dengan kondisi startup Anda.

Nah Itu dia Pembahasan tentang apa itu pitch Deck dan komponen apa saja yang terdapat di dalamnya sehingga dapat menghasilkan pitch deck yang baik dan mudah dipahami oleh penerimanya,sedikit tambahan Pitch deck mempunyai peran yang sangat penting, bahkan biasanya dianalogikan sebagai sebuah ‘senjata” yang digunakan seorang founder dari sebuah ide bisnis untuk menjamin kesuksesan implementasi ide tersebut menjadi sebuah riil bisnis atau startup.demikian artikel ini saya buat terima kasih sudah menyempatkan membaca.

Marketing Insight – Apa dan Bagaimana

Hai Young Entrepreneurs….
Kamu termasuk salah satu millenial yg berwirausaha?
Bagaimana strategi Marketing & Promosi bisnis yg kamu terapkan?
Nah,di sesi ini saya akan merangkum materi webinar yang sangat menarik yang di isi oleh 2 srikandi hebat yaitu Ibu Diana Fajarwati,ST,MSM (Lecture,research,consultant) dan Ibu Cicilia S. Bangun,ST,MT(Kepela biro pemasaran UEU,Lecturer).

bagi yang belum lihat video silahkan di lihat di link https://youtu.be/atnFeJMum4k atau lihat video berikut :

dari webinar tersebut beberapa poin penting yang didapat yaitu :

Dari Ibu Diana Fajarwati,ST,MSM
Hal utama dalam marketing yang baik adalah dengan menetapkan goal atau tujuan ,tujuan dalam hal ini adalah tujuan pasar yang akan di tuju dengan beberapa aspek yaitu memahami kebutuhan pasar dengan kita tau kebutuhan pasar maka kita akan tau pasar mana yang memiliki peluang untuk di isi,memahami kebutuhan pasar juga harus dengan relevan,applealing dan sustable

kedua yaitu cara mendapatkan insight dengan mengasah kemampuan dalam menganalisa lingkungan sekitar,semakin kita memahami pasar dan lingkungan maka kemampuan marketing yang dimiliki akan semakin meningkat.

ketiga dengan melakukan research market-research yang tepat dan dengan metode yang benar akan memberikan informasi yang relevan terhadpat data yang akan di ambil,market research dapat dilakukan dengan qualitative research,quantitative research,sosial media listening/monitoring.

beliau berpendapat bisnis yang baik adalah bisnis yang dimuali(mulai aja dulu)selanjutnya melakukan adaptasi di lingkungan dan berkelanjutan untuk memperbaiki prosesnya sambil berjalan.

Dari Ibu Cicilia S. Bangun,ST,MT
Beliau menerangkan fungsi Customer insight untuk berjalanya bisnis yang lebih baik kedepanya,hal ini dapat dilihat dan memperhatikan beberapa aspek yaitu :

->mendengarkan suara konsumen,dengan kita menampung masukan konsumen,mendengarkan kebutuhan konsumen makan kita akan tau apa yang sebenarnya apasar inginkan.
->kedua Mengenali customer sebaiknya bila kita ingin memasarkan produk haruslah dapat mengenal target pasar kita seperti apa.
->ketiga yaitu menjalin hubungan baik dengan customer,dengan hubungan yang biak dengan customer maka keberlangsungan bisnis akan terjaga dan tidak menutup kemungkinan meningkan profitabilitas

markeing insight adalah menyampaikan pesan dari suatu produk ke customer.dengan melihat kebutuhan pasar maka akan muncul peluang yang dapat di ambil didalamnya,selanjutnya nilai apa yang dapat kita sampaikan ke customer.

Manfaat insight antara lain :
1.menyesuaikan strategi pemasaran
2.menganalisa pesaing
3.menekan biaya akuisisi per pelanggan
4.meningkatkan jumlah pelanggan
5.menjalin hubungan baik dengan pelanggan.

dengan memperhatikan aspek tujuan siapa konsumen dan apa kebutuhan yang di inginkan konsumen maka suatu produk akan dapat diterima di masyarakat.nah bagaimana caranya kita tau akan kebutuhan konsumen ada beberapa sumber informasi yang dapat dilihat antara lain:
1.Search engine
2.social media
3.Customer review
4.Brand website
5.Comparators

Selanjutnya sebelum melakukan launching produk dan memproduksi secara besar-besaran sebaiknya sebagai pelaku bisnis kita harus melakukan survey apakah produk yang kita jual nantinya dapat diterima masyarakat atau sebaliknya sehingga kerugian bila produk tidak diterima masyarakat dan terlanjut produksi dapat dihindari.

Di webinar ini juga saya melayangkan pertanyaan “di situasi pandemik seperti saat ini lebih baik menjual produk sendiri yang tahapan kesempurnaan produk masih dalam proses atau menjadi reseller yang sudah pasti kualitas produknya dimana tinggal memajemen penjualan dan profit”

kesimpulan dari webinar ini menurut saya yaitu suatu bisnis sebaiknya dimulai dulu dan fungsi perbaikan mengikut seiring berjalan ,sehingga dapat secara rill mengetahui hambatan-hambatan di bisnis yang dijalankan.dan dengan mengenali insight yang mendalam dalam bisnis kita maka akan dapat memaksimalkan bisnis yang dijalankan di samping itu survey dalam pengenalan produk ke pasar dapat menjadi yang sanagat penting terutama dalam mengenalkan produk baru ke pasar,dimana dengan survey ini dapat melihat perilaku pelanggan terhadap produk yang akan kita luncurkan.sehingga langkah perbaikan produk dapat dilakukan secepat mungkin.

Yuk lebih Pahami mengenai kemitraan Usaha

Di sesi ini Kita akan membahan mengenai kemitraan ,Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa bisnis besar atau kecil harus menjalin kemitraan bisnis ,dan apakah perlu kemitraan dalam usahan? Sebelumnya mari kita pahami apa itu kemitraan bisnis.

Kemitraan merupakan suatu bentuk kerjasama dua orang atau lebih yang bersama-sama memiliki sebuah bisnis dengan tujuan menghasilkan laba dalam jangka waktu tertentu untuk meraih keuntungan bersama dengan prinsip saling membutuhkan dan saling membesarkan”. Menurut UU No. 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil, pasal 1 ayat 8: Kemitraan adalah kerja sama usaha antara usaha kecil dengan usaha menengah atau dengan usaha besar disertai pembinaan dan pengembangan oleh Usaha Menengah atau Usaha Besar dengan memperlihatkan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan.

Tujuan kemitraan adalah keuntungan baik secara finansial maupun non finansial yang dirasakan atau diterima oleh kedua pihak dan lingkungan sekitar.Kemitraan usaha baik dalam skala usaha kecil maupun skala besar pada akhirnya tidak hanya sekedar memberi keuntungan pada pihak yang bermitra, tetapi pula akan berdampak pada pihak-pihak lain atau masyarakat secara umum.ingat ya!tujuan utama adalah saling menguntungkan dan bermanfaat,bila kemitraan hanya salah satu pihak yang untung dan lainya rugi maka kemitraan dianggap gagal.

Manfaat apa yang didapat dari kemitraan?

Bila ditanya 1+1 pasti Anda akan menjawab 2, tetapi dalam konsep kemitraan, 1+1 harus lebih besar dari 2 (1+1>2). Mengapa demikian? Pihak- pihak yang bermitra masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, keduanya berusaha menutupi kekurangan masing-masing dengan kelebihan yang dimiliki oleh pihak lain atau pihak yang bermitra. Dengan demikian, diharapkan hasil yang dicapai dari kemitraan usaha harus lebih baik atau lebih besar dibandingkan jika dikelola sendiri tanpa kemitraan dengan pihak lain.manfaat utama kemitraan yaitu meningkatkan keuntungan dan produktifitas,mengefisiensi baik biaya maupun waktu,menikatkan kualitas produk dan membagi resiko agar tidak telalu besar,namun perlu di ingat keuntungan berbanding dengan resiko.

Jenis-jenis kemitraan
Dalam Kemitraan usaha, dapat dilihat beberapa jenis kemitraan, antara lain :


->Dilihat dari posisi pelaku yang bermitra kemitraan dibagi menjadi 2 yaitu Kemitraan vertikal,Kemitraan antara beberapa perusahaan yang memiliki tahap atau tingkatankegiatan produksi yang berurutan, dari tahap paling awal sampai tahap produksi akhir. dan kemitraan Horizontal,Kemitraan dari sejumlah perusahaan yang memiliki kegiatan usaha atau yang menghasilkan produk sejenis.

->Dilihat dari bentuknya yaitu

1.Inti plasma->Usaha besar sebagai inti membina dan mengembangkan usaha kecil dalam hal:
a)  Penyediaan dan penyiapan lahan;
b)  Penyediaan sarana produksi;
c)  bimbingan teknis produksi dan manajemen usaha;
d)  Perolehan, penguasaan, dan peningkatan teknologi;
e)  Pembiayaan;
f)  Pemasaran;
g)  Penjaminan;

2. Sub kontrak>Usaha besar memberikan dukungan berupa:
a)  Mengerjakan sebagian produksi dan/atau komponennya.
b)  Memperoleh bahan baku secara berkesinambungan dengan jumlah dan harga yang wajar.
c)  Bimbingan dan kemampuan teknis produksi atau manajemen.
d)  Perolehan, penguasaan, dan peningkatan teknologi.
e)  Pembiayaan dan pengaturan sistem pembayaran yang tidak merugikan salah satu pihak.
f)  Tidak melakukan pemutusan hubungan sepihak.

3. Waralaba
a)  Pemberi waralaba dan penerima waralaba mengutamakan penggunaan barang dan bahan hasil produksi dalam negeri.
b)  Pemberi waralaba wajib memberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan, bimbingan operasional manajemen, pemasaran, penelitian dan pengembangan kepada penerima waralaba.

4. Perdagangan umum
a) Kerjasama pemasaran, penyediaan lokasi usaha, atau penerimaan pasokan dari usaha kecil secara terbuka.
b)  Kebutuhan barang dan jasa yang diperlukan usaha besar dilakukandengan mengutamakan pengadaan hasil produksi usaha kecil atau mikro
c)  Sistem pembayaran dilakukan dengan tidak merugikan salah satu pihak.

  1. Distribusi dan keagenan Usaha besar atau usaha menengah memberikan hak khusus untuk memasarkan barang dan jasa kepada usaha mikro atau usaha kecil.
  2. Bentuk kemitraan lain Modal patungan dengan pihak asing berlaku ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Lalu Startegi apa yang harus dijalanan dalam kemitraan usaha?

Berikut adalah langkah bagaimana merancang kemitraan dalam bisnis dan usaha :

  1. Memiliki kesamaan tujuan dalam berbisnis dan usaha: sebelum membangun kemitraan hal pertama yang harus dilakukan adalah menyamakan tujuan pengembangan usaha dan bagaimana memajukan usaha serta bisnis yang akan dibangun.
  2. Membangun Peran Bisnis: dimana tujuan ini untuk memaksimalkan kekuatan masing-masing pasangan dalam kemitraan ini mempunyai peran anggota dalam kemitraan misalnya adalah pengaturan pembagian job kerja serta pembagian pendapatan.
  3. Membuat Dasar Umum dalam kemitraan: dilakukan untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang terjadi suatu saat dalam kemitraan dalam berbisnis serta bagaimana nantinya bila kemitraan ini terputus.
  4. Terbukanya Komunikasi: masing-masing pihak dalam menjalin kemitraan ini harus dapat berkomunikasi dengan terbuka agar semua pihak bisa bekerja sesuai dengan kewajiban yang selama ini menjadi tanggung jawabnya.
  5. Perjanjian Kemitraan: hal ini dilakukan untuk mendokumentasikan tanggung jawab dan kesepakatan, pembagian kerja, yang telah ditetapkan.

Hendak dalam bermitra kita harus konsisten dalam memahami diri,memahami konsep persamaan dan perbedaan manusia,memiliki tujuan bersama,memiliki komunikasi yang baik dan adanya kejujutran dan keterbukaan dalam bermitra.

Seperti yang telah saya bahas sebelumnya di Executive summary ide bisnis di Toko Me-Azalea https://tentangkita.car.blog/2020/10/29/my-idea-bmc-part-2-executive-summary/ kemitraan ini harus diterapkan dalam proses binisnya,kemitraan yang paling mendasar dalam bisnis adalah kemitraan antara penjual dan pembeli,dimana kemitraan akan terjalin dimana pelanggan mendapatan barang yang di inginkan dengan harga yang sesuai dan penjual mendapatkan keuntungan dari perjualan tersebut.di samping itu kemitraan erat dalam berbisnis dalam model BMC erat kaitanya dengan poin “KEY PARTNERS” dimana kemitraan dijalan baik dengan supplier maupun mitra rekanan dan reseller yang berhubungan langsung dengan Penjulan.

Demikian artikel ini saya buat,semoga kita semua selalu dalam perlindungan Allah Swt dan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,sekian dan terima kasih sudah menyempatkan membaca 🙂


LEGALITAS BISNIS

Mengapa legalitas dalam bisnis itu perlu

Indonesia adalah Negara Hukum dimana semua hal telah di atur dalam undang-undang, oleh karenanya supaya usaha yang kita bangun dan kelola mendapatkan rasa aman dan jaminan hukum di negara ini maka hal penting yang harus dilakukan adalah melegalkan dan mendaftarkan usaha kepada badan perizinan terkait.

Tanpa adanya legalitas atau izn usaha, sebuah perusahaan akan susah berkembang.hal ini karena tidak ada kepercayaan orang, lembaga, atau perusahaan lain terhadap perusahaan tersebut. Perusahaan yang disetujui izin juga menunjukkan pemilik perusahaan melawan hukum yang berlaku di Indonesia.

Beberapa manfaat dari legalitas bisnis yaitu :

1.Sarana perlindungan hukum
2.syarat kegiatan yang bersidat untuk pengembangan usaha.
3.Pengembangan usahakan ke ranah intenational.
4.Ketentuan mengikuti tender atau lelang.
5.Sarana promosi dan meningkatkan kredibilitas usaha.

Segala jenis legalitas yang yang dibuat dan dibutuhkan oleh untuk kelengkapan dokumen usaha adalah legalitas yang berdasarkan hukum yang telah di atur dan di awasi oleh pemerintah.

Dokumen apa saja yang dibutuhkan dalam legalitas usaha?

1.Akta pendiri perusahaan
Akta pendirian perusahaan adalah langkah awal ketika hendak melakukan pendirian badan usaha. Akta yang didapatkan dari Notaris ini memuat informasi secara jelas dan terperinci mengenai bidang usaha yang dijalankan yang mencakup Nama badan usaha, Jenis bidang usaha, Pihak-pihak terkait ataupun pengurus , Modal dasar, Tempat kedudukan badan usaha, dan sebagainya. Akta ini nantinya akan digunakan untuk mengurus berbagai macam legalitas usaha lainnya sehingga akta pendirian badan usaha menjadi hal penting yang harus diutamakan oleh pelaku usaha startup.

2.Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Badan usaha juga memiliki kewajiban untuk mengurus pajak, mulai dari menghitung, membayar, hingga melapor. NPWP badan usaha nantinya juga diperlukan untuk mengurus dokumen legalitas usaha lainnya seperti SIUP, rekening perusahaan, pengajuan modal ke bank, hingga kesempatan mendapatkan proyek bisnis Maupun tender.

3.Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
SIUP merupakan surat izin yang dikeluarkan pemerintah daerah kepada pengusaha untuk dapat melaksanakan usaha di bidang perdagangan dan jasa. SIUP ini dikeluarkan berdasarkan domisili badan usaha tersebut dan dapat berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

4.Surat Keterangan Domisili Perusahaan(SKDP)
SKDP sebagai surat keterangan yang menyatakan bahwa badan usaha tersebut memiliki domisili di alamat yang tertera dalam SKDP. Terdapat perbedaan antar masing-masing domisili. Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan dapat mencari informasi mengenai ketentuan SKDP pada lokasi yang nantinya menjadi domisili badan usahanya.SKDP memiliki masa berlaku sehingga harus diperpanjang. Masa berlaku untuk melakukan perpanjangan SKDP juga tergantung jenis perusahaan yang dimilik.

5.Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atau sekarang Nomor Induk Berusaha (NIB)
TDP merupakan dokumen legalitas usaha yang menyatakan bahwa suatu bidang usaha telah melakukan pendaftaran. Saat ini, TDP dapat diurus melalui sistem Online Single Submission (OSS).TDP telah diubah dengan Nomor Induk Berusaha (NIB). Apabila pelaku usaha telah memiliki NIB yang diurus melalui sistem OSS, maka secara otomatis ia telah memperoleh TDP. Hal ini dikarenakan NIB berlaku sebagai pengesahan TDP.

6.Merek Dagang
Legalitas usaha merek dagang diperlukan untuk melindungi bidang usaha yang dijalankan agar terhindar dari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Saat memulai bisnis atau usaha baiknya harus memepertimbangkan tentang pentingya legalitas untuk menjamin keamanan dan perlindungan hukum bagi usaha yang dijalankan,selain itu legalitas yang lengkap akan mendorong kemajuan usaha kedepanya agar dapat berkembang dan dapat bersaiang dengan kompetitor tanpa da halangan dalam perizinan.

Selain Pentingya legalitas kita juga membahas Pentingya HKI/HAKI bagi produk usaha

Apa Itu HAKI/HKI?
HAKI/HKI atau disebut Hak Kekayaan Intelektual Adalah hak yang muncul dari hasil oleh pikir atau kreasi manusia yang pada akhirnya menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia. Sederhananya, HKI ini dapat diartikan sebagai hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual.

Mengapa HAKI/HKI ini penting?
HAKI/HKI ini penting dalam usaha karena dapat memeberikan keunggulan kompetensi di dalam usaha,sehingga akan memiliki nilai lebih bagi pemiliknya untuk bersaing di pasar .Selain dapat melindungi dari pembajakan dan pemilik modal lain yang lebih besar, HKI juga dapat memudahkan pemilik bisnis dalam memasuki pasar. Oleh karena itu, perlindungan HKI menjadi salah satu elemen dasar dalam pengembangan industri startup.

Menjadi wirausaha,siapa takut,,,jadi konglongmerat pasti bisa!

Menjadi wirausaha muda-oleh Bapak Ari pambudi, S.KOM, M.KOM

Menjadi Entrepreneur adalah sebuah pekerjaan impian yang diidam-idamkan. Memiliki bisnis sendiri,memiliki karyawan sendiri dan mendapatkan pendapatan sendiri.Di situasi pandemik seperti saat ini kita dituntuk untuk berfikir kritis dalam menghadapinya,salah satu jalan untuk fight adalah menjadi wirausaha/enterpreneur muda.

dalam menjadi enterpreneur kita harus memiliki kemampuan dalam mengelola diri serta mengidentifikasi berbagai peluang untuk mengelola sumber daya di sekitar kita secara efektif dan kreatif untuk menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri dan lingkungan secara terus menerus dan berkelanjutan.

Di usia 25 sampai 54 tahun adalah termasuk dalam usia muda,dari sekian banyak penduduk di indonesia banyak yang tertarik dan berkeinginan menjadi wirausaha olehkarenaya langkah awala adalah dari diri sendiri yaitu menayakan “apakah saya cocok menjadi pengusaha”pertanyaan ini adalah pertanyaan awam yang harus di pahami di setiap diri pengusaha.

namun perlu di ingat untuk menjadi pengusaha tidak ada syarat khusus,semua orang cocok menjadi pengusaha ,tergantung dengan niat dan keinginan yang ada pada diri masing masing.

Pengusaha di seluruh dunia hanya sebesar 7% dari total populasi manusia,artinya hanya sedikit orang yang memilih menjadi pengusaha ,karenanya masih banyak peluang yang dapat di raih agar dapat mewujudkanya.hal yang perlu diperhatikan adalah tekat yang kuat untuk menjadi bekal dalam memulai usaha.

karakteristik passion manusia tergolong menjadi 4 yaitu Employee,Business,Self employe & investor.dari keempat goglongan ini adalah pemetaan yang mengggambarkan kemampuan dan minat yang dimiiki setiap orang

Dalam mencapai tujuan utama dalam menjalankan usaha atau menjadi wira usaha adalah Menetapkan visi dan misi sehingga dapat menvisualisakikan bisnis kedepanya dan beberapa hal yang harus di pahami adalah:

1.Fokus-untuk menentukan arah dari perusahaan atau usaha yang akan kita bangun mengarah kemana agar tujuan jelas.

2.tegas-sebagai pemilik usaha kita harus tegas terutama dalam menentukan tujuan dan menjalankan usaha.

3.kemampuan mendengar-kita harus peka terhadapat apa kebutuhan lingkungan dan apa yang diperlukan.

4.sosialisasi-mampu melakukan perkembangan di lingkungan bisnis dan menjalin komunikasi yang baik di sekeliling lingkungan terutama konsumen.

5.fleksibel-dapat berdaptasi dengan segala sesuatu yang terjadi di lingkungan usaha dan dapat mengambil keputusan sesuai dengan situasi yang ada.

6.Dedikasi-mencurahkan segala kemampuan untuk memajukan perusahaan.

7.Berfikir positif-hadapi segala sesuatu dengan berfikir positif agar segala hal yang terjadi ikut positif.

Jadi kesimpulanya adalah semua usaha harus kita mulai dari diri kita sendiri dan semua orang bisa menjadi wira usaha,mumpung masih muda dan masa depan masih panjang ayo kita tentukan langkah agar dapat menjadi wirausaha yang dapat mencapai tujuan dengan baik dan memiliki kemampuan dalam pengelolaan usahanya.

https://www.youtube.com/watch?v=0DwBD9nlzTw

Menjadi wirausaha muda-oleh Bapak Ari pambudi, S.KOM, M.KOM

MY IDEA BMC part 2-Executive summary

Toko ME_AZALEA

Pada dasarnya, dalam dunia fashion ada yang disebut dengan mode atau biasa sering disebut juga dengan trend. Mode adalah gaya yang diterima atau sedang populer saat ini. Mode fashion cenderung berubah-ubah dikarenakan oleh faktor manusia yang selalu tidak pernah puas dan cepat bosan. Oleh karena itu, para manufacturer dalam industri
fashion selalu berinovasi untuk menciptakan fashion-fashion baru yang terus menerus
berkembang.

Orang-orang di Indonesia khususnya Bekasi sudah semakin modern dan cenderung mengikuti perkembangan mode-mode fashion baru. Hal ini cukup mendukung para pebisnis yang ingin berkecimpung dalam dunia fashion di Indonesia. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara yang besar dengan populasi yang besar juga.hal tersebut mendukung berkembangnya dunia fashion.Potensi pasar yang baik di Indonesia khususnya Bekasi membuat saya berinisiatif untuk membangun bisnis fashion di Bekasi yang mana akan saya mulai dengan menjual baju preloved di sekitar rumah.

kelebihan dari bisnis ini adalah menyasar pasar anak muda pegawai kantoran dan sosialita sebagai pembeli,dimana memiliki keinginan untuk mempunyai barang branded yang serba murah.dengan beberapa rekanan penyupply maka untuk ketersediaan barang menjadi mudah dan dapat mengetahu harga pasaran tanpa takut dimonopoli harganya dan dengan rencana pemasaran memalui toko online dan sosial media diharapkan dapat menjangkau pasar lebih luas sehingga peluang penjualan quatity besar dapat difokuskan.

foto baju bal-balan

Gambaran Business model canvasing-Toko ME_AZALEA_

MY IDEA BMC

Memulai usaha sendiri perlu dimulai dari bertanya pada diri sendiri. Apa tantangan paling berat dalam memulai bisnis?Bukan tidak ada modal, bukan tidak ada ide baru. Yang paling sulit adalah mempertahankan endurance berbisnis, tetap bertahan dalam usaha meskipun menghadapi banyak tantangan.

Awal berpikir ide bisnis yang paling relevan adalah bisnis yang memenuhi kebutuhan customer,kita semua tau kebutuhan pokok manusia ada 3 macam sandang,pangan & papan,sebenarnya kuota untuk jaman sekarang penting juga,tetapi tidak termasuk kebutuhan pokok hehe.dari poin ini ide yang terpikir adalah dengan berjualan baju,kenapa tidak makanan karena saya tidak bisa memasak dan tidak hobi makan ,makan yaa secukupnya ,dan kenapa tidak papan karena investasi di properti adalah investasi dengan nilai fantastis,untuk saat ini keuangan saya tidak dapat mengabsorb bisnis property.olehkarenanya saya memilih bisnis pakaian,lebih tepatnya pakaian preloved.kenapa memilih ini?karena gengsi di masyarakat saat ini tinggi terutama di jaman berselfie ria dan tipikal pamer adalah keharusan di media sosial.oleh karenanya dengan menjual pakaian preloved dengan harga terjangkau dan kualitas atas maka menurut saya hal ini patut di coba dan dijalankan.terlebih ada teman penyupply bahan utamanya.

5 Block BMC dari bisnis ini

Customer segment->disini saya menarjetkan anak-anak hits,muda mudi dan pegawai kantoran yang menginginkan baju bagus,bermerek,kualitas oke dengan harga murah di area tempat saya membuka stand.

Value Proposition->Baju bermerek dengan kualitas oke,harga terjangkau,bermacam model,bisa dipilih on the spot.

Channel->Penjualan secara langsung di stand,informasi produk bisa dilihat di sosial media,pembelian bisa melalui online dan melayani pengiriman seluruh indonesia.

Customer relationship->Untuk penjulan secara langsung dengan pelayanan ramah,dan bilamana ada cacat barang dapat ditukar barang sehingga hubungan ke customer lebih terjalin dengan baik(Pembelian dan penjualan clear),menyediakan juag tempo(Term of payment) kepada pelanggan yang sudah sering membeli dan langganan.

Revenue stream->Untuk keuntungan Gross profit(GP) -/+ 50% dari modal HPP.Keuntungan akan maksimal bila barang cacat sedikit dan barang grade 1 banyak.

Business Model

Businnes model adalah gambaran dasar mengenai sebuah sistem bisnis bagaimana organisasi membuat,mendeliverykan dan menangkap value yang ada.semua pelaku bisnis harus memiliki pemahaman yang sama terhadap business model sehinga dapat memberikan gambaran standar mengenai hal ini,konsep dalam bussines model harus simpel mudah dipahami dan relevan.sebuah rencana bisnis dengan memikirkan bagaimana perusahaan akan mendapatkan keuntungan atau pendapatan dengan memperhitungkan semua komponen bisnis.

Di bab ini saya akan membahas Bussines model canvasing(BMC),apa itu business model canvasing?

Bussines model canvasing(BMC) adalah salah satu model bisnis yang banyak berkembang di dunia,secara sederhana model ini adalah strategi awal dalam menjalankan bisnis,model ini mengatur hubungan antara produksi,distributor hingga sampai ke customer.dengan menggunakan model ini kita dapat mengambarkan bebrapa aspek bisnis sebagai sebuah strategi yang utuh.

Apa Tujuan Business Model Canvasing(BMC)

Tujuanya adalah membantu pebisnis baru/perusahaan merancang perencanaan proses bisnis dan menetapkan serta menvalidasi poin penting dalam bisnis diantaranya sumber daya,aktivitas,hubungan yang akan dijalani dengan pihak terkait,pendapatan ,hingga pengeluaran yang harus dikeluarkan.

9 Elemen yang ada di Business Model Canvasing(BMC)

Model bisnis ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.berikut gambaran sekilas mengenai 9 element yang ada di BMC :

1.Customer Segments (Segmentasi Konsumen)menentukan segmen pelanggan mana yang akan menjadi target bisnis. Misalnya, suatu PO Bus mengeluarkan dua produk untuk memenuhi kebutuhan 2 segmen pelanggan yang berbeda.

2.Value Proposition (Proposisis Nilai Konsumen)merupakan keunggulan produk, apa saja sesungguhnya poin-poin yang dapat mendatangkan manfaat yang ditawarkan perusahaan bagi customer segment-nya.

3.Channels (Saluran)bagaimana Anda bisa menyampaikan produk Anda sampai hingga kepada konsumen,melalui penggunaan channels yang tepat, Anda baru bisa menyampaikan value propositions kepada customer segments

4.Revenue Streams (Sumber Pendapatan)bagian dimana organisasi memperoleh pendapatan dari pelanggan. Elemen ini harus dikelola semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan bisnis.

5.Key Resource (Sumber Daya)berisikan daftar sumber daya yang sebaiknya direncanakan dan dimiliki perusahaan untuk mewujudkan value proposition mereka. Semua jenis sumber daya, mulai dari pengelolaan bahan baku, penataan sumber daya manusia, dan penataan proses operasional menjadi perhatian dalam membuat model bisnis

6.Customer Relationship (Hubungan Konsumen)yaitu menjalin ikatan dengan pelanggannya ,Perlu pengawasan yang ketat dan intensif agar pelanggan tidak mudah berpaling ke bisnis yang lain hanya karena jalinan hubungan yang kurang baik

7.Key Activities (Aktivitas yang Dijalankan) Aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas bisnis yang berkaitan dengan sebuah produk, di mana kegiatan utamanya adalah menghasilkan proposisi nilai

8.Key Partnership (Kerjasama) pengorganisasian aliran suatu barang atau layanan lainnya. Posisi-posisi partner kunci tersebut bermanfaat untuk efisiensi dan efektivitas dari key activites yang telah dibuat

9.Cost Structure (Struktur Biaya) Mengelola biaya secara efisien akan membuat bisnis yang dijalani menjadi lebih hemat dan bisa meminimalkan risiko kerugian. Hal ini juga dapat menentukan proposisi nilai yang tepat untuk pelanggan.

Manusia yang merencanakan tuhan yang menentukan

Begini Cara Menentukan Tujuan Hidup Demi Kehidupan yang Lebih Baik! -  CakapCakap
https://www.cakapcakap.com/wp-content/uploads/2019/07/smpul-tujuan.jpg

Menunggu adalah hal yang paling membosankan dalam hidup. Perlu kesabaran dalam menungggu, jika sabar menunggu pasti mendapat hasil yang baik, tapi jika tidak sabar menunggu bisa gagal semua rencana kita. namun jika hanya menunggu dan tidak menetukan arah tujuan hidup maka akan sia-sia ,seolah kita menunggu sesuatu yang tiba2 datang entah dari mana,hidup perlu ditentukan arah tujuannya dan setiap manusia memiliki tujuan hidup yang bervariasi tergantung pada diri dan goal yang ingin di capai,berikut rencana penetapan beberapa tujuan dalam hidup yang menurut saya harus di kejar di waktu dekat ini :

Misi

  • -Lulus S1 tepat waktu
  • -Memiliki momongan/anak
  • -Memiliki rumah
  • -Usaha sampingan

Tujuan Umum/Strategik

  • -IPK tinggi dan memiliki keterampilan
  • -memiliki anak/momongan untuk melengkapi keluarga
  • -memiliki rumah sendiri dan nyaman
  • -Memiliki usaha sendiri

Tujuan Khusus

  • -menjalin relasi di kampus
  • -memilik keterampilan dalam manajemen
  • -menyiapkan biaya kelahiran dan perawatan anak
  • -memiliki momongan di usia 28 tahun(3 tahun lagi)
  • -tinggal Bersama keluarga kecil di rumah sendiri
  • -melunasi rumah secepat mungkin
  • -menjadi keluarga samawa.
  • -memiliki usaha yang dapat berjalan dan memberikan income tambahan

semua hal berawal dari mimpi,oleh karenanya marilah kita menentukan tujuan berdasarkan keinginan agar ada tujuan dalam hidup ini,supaya apa itu kesuksesan menurut pribadi dapat teukur pencapaianya.

POTENSI DIRI

Cara Mengenali Potensi Diri yang Dapat Dilakukan Sendiri - Uprint.id

Perkenalkan saya Epin Nurazis umur 25 tahun di tahun 2020 ini,

Potensi diri :

  1. Senang memperbaiki hal yang rusak
  2. Keinginan untuk terlihat teratur
  3. Melakukan semua hal dengan planning
  4. Ingin mengerjakan semua hal secepatnya tanpa ada kekurangan

Strategi yang saya lakukan untuk memaksimalkan potensi diri dengan menerapkan potensi yang saya punya dalah suatu bentuk usaha yang intinya dapat mengelola dan memplanning segala hal.sehingga potensi yang saya punya dapat berguna dan bermanfaat ,serta dapat mengetahu seberapa kemampuan saya dalam memanajemen suatu kegiatan untuk mencapai goal.

Namun Dikarenakan saya berorientasi pada planning yang matang,seringkali saya lambat dalam mengambil keputusan karena banyak hal yang saya pertimbangkan.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai